September 21, 2019

Investor Lokal Ditawarkan untuk Bangun Kilang Minyak Mini di Klaster VIII Maluku

iVooxid, Jakarta - Pemerintah memberi kesempatan seluas-luasnya kepada perusahaan nasional untuk membangun kilang minyak mini di Klaster VIII Maluku, di sekitar Blok migas Oseil dan Bula. Peluang ini hanya diberikan kepada pengusaha lokal. Demikian diungkapkan IGN Wiratmaja Puja, Dirjen Migas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Hingga kini telah ada sekitar 3-5 investor yang berminat membangun kilang minyak mini di klaster tersebut. Pembangunan kilang minyak mini di klaster lainnya baru akan ditawarkan pada 2017,” ujar Wiratmaja di Jakarta, Senin (22/11).

Wiratmaja mengemukakan, produksi minyak di Klaster VIII tersebut berkisar 3.000-3.500 barel per hari. Jika investor ingin membangun kilang dengan kapasitas yang lebih besar lagi, maka mereka dapat mengimpor minyak mentah untuk dapat diproses di kilang tersebut.

Wiratmaja menambahkan, pemerintah saat ini menawarkan pembangunan kilang minyak mini di satu klaster terlebih dahulu sambil mempersiapkan yang lainnya. Pemerintah akan melelang pembangunan kilang minyak serupa di tujuh klaster migas lainnya pada 2017-2018.

Adapun ketujuh klaster lainnya yang dimaksud adalah klaster I di Sumatera Utara, berdekatan dengan Blok Rantau dan Pangkalan Susu, Klaster II Selat Panjang Malaka di dekat Blok Emo Malacca Strait dan Petroselat, Klaster III Riau dekat dengan Blok Tonga, Siak, Pendalian, Langgak, West Area.

Sementara itu, Klaster IV Jambi di dekat Blok PalMerah, Mengoepeh Lemang dan Karang Agung, Klaster V Sumatera Selatan di sekitar Blok Merangin III dan Ariodamar, Klaster VI Kalimantan Selatan di sekitar Blok Tanjung dan Klaster VII Kalimantan Utara dekat Blok Bunyu Sembakung, Mamburungun dan Pamusian Juwata.[abr]

0 comments

    Leave a Reply