Investasi Rp3.923 Triliun Masuk, Rosan Soroti Kualitas dan Kepastian Usaha | IVoox Indonesia

Investasi Rp3.923 Triliun Masuk, Rosan Soroti Kualitas dan Kepastian Usaha

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Rosan P. Roeslani
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Rosan P. Roeslani. IVOOX.ID/Youtube Kadin Indonesia

IVOOX.id – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Rosan P. Roeslani menekankan pentingnya investasi berkualitas yang mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, mendorong transfer teknologi, dan menciptakan lapangan kerja berkualitas.

Rosan menyampaikan berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI, realisasi investasi selama triwulan IV-2024 hingga triwulan III-2026 mencapai Rp3.923,2 triliun, atau 30,1 persen dari target Rp13.032,8 triliun hingga 2029.

Realisasi tersebut terdiri atas penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp1.998,7 triliun dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp1.924,5 triliun, dengan asumsi kurs APBN Rp16.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Investasi tersebut telah menyerap 5,48 juta tenaga kerja.

“Tetapi memang, kalau kita lihat, investasi yang masuk ini tentunya kita harapkan adalah investasi yang berkualitas. Investasi yang berkualitas, kami melihatnya adalah investasi yang bisa meningkatkan sumber daya manusia kita, ada transfer knowledge dan teknologi, dan tentunya adalah penciptaan lapangan kerja yang berkualitas,” kata Rosan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Tahun 2026 Kamis (29/10/2026).

Rosan menyebut, terdapat sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan investor sebelum menanamkan modal di suatu negara. Salah satunya adalah stabilitas, baik dari sisi politik, keamanan, maupun iklim investasi. Selain stabilitas, investor juga membutuhkan kepastian dalam menjalankan kegiatan usaha.

Kata Rosan, investor cenderung menghindari perubahan kebijakan atau kondisi yang sulit diprediksi karena investasi membutuhkan perencanaan jangka panjang.

"Kita tidak suka ada hal-hal yang sifatnya tanpa kita bisa prediksi. Semuanya inginnya terukur, terstruktur, dan penuh dengan certainty atau kepastian," jelasnya.

0 comments

    Leave a Reply