InJourney Sebut Asap di Terminal 2 Soetta Berasal dari Kendaraan Operasional | IVoox Indonesia

June 7, 2026

InJourney Sebut Asap di Terminal 2 Soetta Berasal dari Kendaraan Operasional

Asst. Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan
Asst. Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan memberikan keterangan terkait insiden kemunculan asap di Terminal 2 Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Sabtu (6/6/2026). (ANTARA/Azmi Samsul M)

IVOOX.id – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, menyatakan aktivitas penerbangan tidak terganggu atau terkendala atas insiden kemunculan asap yang terjadi di Terminal 2 bandara itu.

"Kepulan asap berhasil diatasi dalam waktu singkat dan seluruh area terdampak telah kembali normal," kata Asst. Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan di Tangerang, Sabtu (6/6/2026), dikutip dari Antara.

Ia mengatakan berkat respons cepat dari petugas bandara, kondisi di area khususnya di Terminal 2 Bandara Soetta yabg terdampak berhasil terkendali dalam waktu singkat dan aktivitas terminal kembali berjalan normal.

Selain kondisi terminal normal, pihaknya juga memastikan operasional penerbangan dan pelayanan penumpang tetap berjalan dengan aman, tertib dan terkendali.

"Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jasa. Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa merupakan prioritas utama kami," ujarnya.

Dalam hal ini, Yudistiawan mengungkapkan, sebelumnya peringatan kedaruratan di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, terjadi pada Sabtu, 6 Juni 2026, siang, yang diakibatkan oleh adanya kemunculan kepulan asap di area terminal penerbangan tersebut.

Menurut dia, kondisi tersebut diakibatkan atas asap yang berasal dari salah satu kendaraan operasional milik ground handling yang mengalami gangguan teknis saat berada di area makeup baggage Terminal 2D.

Namun, dalam kondisi itu petugas operasional bandara bersama unit terkait segera melakukan penanganan sesuai prosedur. Di mana Unit Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF), unit Teknik, serta operasional langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan area, penanganan awal, dan evakuasi kendaraan yang mengalami gangguan teknis ke area terbuka guna mempercepat proses penanganan serta pembuangan asap.

"Kami bergerak cepat melakukan koordinasi dan penanganan di lapangan sehingga kondisi dapat segera terkendali. Dalam waktu sekitar 5 hingga 10 menit sejak laporan diterima, sumber gangguan berhasil ditangani dan area terdampak dapat segera dinormalisasi," terangnya.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini terus berkoordinasi dengan pihak ground handling untuk melakukan evaluasi lebih lanjut terhadap kendaraan yang mengalami gangguan teknis tersebut.

"Kami berkomitmen memastikan seluruh aspek operasional berjalan sesuai standar keselamatan dan keamanan guna memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa," kata dia.

0 comments

    Leave a Reply