Indonesia Sampaikan Duka Cita Bencana Gempa Venezuela | IVoox Indonesia

June 29, 2026

Indonesia Sampaikan Duka Cita Bencana Gempa Venezuela

reruntuhan bangunan yang ambruk di kawasan San Bernardino, Caracas, Venezuela
Tim penyelamat terus mencari korban selamat di antara reruntuhan bangunan yang ambruk di kawasan San Bernardino, Caracas, Venezuela, pada 25 Juni 2026. ANTARA/Diko Betancourt - Anadolu Agency / pri.

IVOOX.id – Pemerintah RI menyampaikan duka cita yang mendalam kepada pemerintah dan rakyat Venezuela atas gempa bumi yang melanda negara itu pada 24 Juni 2026.

"Kami juga menyampaikan duka cita kepada keluarga para korban dan seluruh masyarakat yang terdampak oleh tragedi ini," kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui unggahan di X, Sabtu (27/6/2026), dikutip dari Antara.

Pemerintah RI juga menyatakan solidaritas kepada Venezuela yang tengah menghadapi bencana tersebut.

"Kami yakin masyarakat Venezuela memiliki kekuatan dan ketangguhan untuk bangkit dan pulih kembali," tulis Kemlu RI.

Gempa kembar bermagnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang wilayah pesisir utara Venezuela pada Rabu malam dan tercatat sebagai gempa terkuat di negara itu dalam lebih dari 125 tahun terakhir.

Sementara, jumlah korban tewas akibat gempa kembar dahsyat di Venezuela telah meningkat menjadi 1.430 orang, dengan 3.238 orang lainnya terluka, menurut Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez pada Sabtu, 27 Juni 2026.

"Saat ini, kami telah mendata yakni ada 1.430 saudara, saudari kami yang, sayangnya, telah meninggal dunia. Kami menyampaikan duka cita kepada keluarga dan kerabat terkasih mereka," kata Rodriguez dalam pidatonya yang disiarkan VTV, dikutip dari Antara.

Bantuan medis pun telah didistribusikan kepada 3.238 orang mengalami luka-luka akibat gempa , kata Rodriguez.

Pemerintah Venezuela, lanjut Rodriguez, telah mencatat 3.142 keluarga yang kehilangan tempat tinggal, seraya menambahkan bahwa mereka akan diberikan bantuan yang diperlukan dan ditampung di tempat penampungan.

Selain itu, tim medis juga telah memberikan 12.000 konsultasi kesehatan di daerah-daerah terdampak gempa, sementara lebih dari 5.000 orang telah menerima bantuan di berbagi pos pemeriksaan medis utama.

0 comments

    Leave a Reply