Indonesia Mundur dari Homeless World Cup 2026, Rumah Cemara Sebut Penyebabnya Kendala Pendanaan | IVoox Indonesia

May 6, 2026

Indonesia Mundur dari Homeless World Cup 2026, Rumah Cemara Sebut Penyebabnya Kendala Pendanaan

Tim Homeless Indonesia
Tim Homeless Indonesia IVOOX.ID/Fahrurrazi Assyar

IVOOX.id – Indonesia dipastikan tidak akan ambil bagian dalam ajang Homeless World Cup 2026. Keputusan ini diumumkan oleh Rumah Cemara setelah mempertimbangkan keterbatasan dukungan pendanaan dan institusional yang belum terpenuhi hingga batas waktu persiapan.

Sekretaris Rumah Cemara, Rin Aulia, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil dengan berat hati setelah berbagai upaya pencarian dukungan tidak membuahkan hasil. “Rumah Cemara dengan berat hati mengumumkan bahwa Indonesia tidak akan berpartisipasi dalam ajang Homeless World Cup 2026 yang akan diselenggarakan di Mexico City,” ujarnya saat dihubungi Ivoox.id Rabu (6/5/2026).

Ia menjelaskan, dalam beberapa bulan terakhir pihaknya telah mencoba menjalin dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta. Namun hingga tenggat waktu yang memungkinkan untuk persiapan, kepastian tersebut belum juga didapatkan.

“Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan secara matang kondisi ketiadaan kepastian pendanaan dan dukungan institusional hingga saat ini,” katanya.

Rin juga mengungkapkan bahwa tantangan pendanaan bukan hal baru. Sejak 2023, Rumah Cemara menghadapi kesulitan dalam mengamankan sponsor, bahkan sebagian besar biaya operasional harus ditanggung secara mandiri.

“Kondisi ini semakin mempersulit keberlanjutan partisipasi dalam acara internasional sebesar ini,” katanya.

Sejak pertama kali mengikuti turnamen pada 2011, Indonesia menjadikan Homeless World Cup sebagai bagian dari pendekatan sport for development, khususnya untuk pemberdayaan kelompok marginal. Absennya Indonesia tahun ini menjadi refleksi atas rapuhnya keberlanjutan program berbasis komunitas tanpa dukungan lintas sektor.

“Ketiadaan partisipasi Indonesia tahun ini menjadi pengingat bahwa keberlanjutan inisiatif berbasis komunitas masih sangat bergantung pada dukungan yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Rin.

Meski tidak berpartisipasi di ajang internasional tahun ini, Rumah Cemara memastikan program pemberdayaan melalui olahraga di tingkat komunitas akan tetap berjalan. Mereka juga membuka peluang untuk kembali mengikuti Homeless World Cup di masa mendatang jika dukungan yang diperlukan dapat terpenuhi.

Rin turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung perjalanan tim Indonesia, serta komunitas global Homeless World Cup yang dinilai menjadi ruang solidaritas lintas negara bagi kelompok rentan.

0 comments

    Leave a Reply