Indonesia Butuh Sistem Pertanian yang Tak Terpengaruh Cuaca | IVoox Indonesia

May 16, 2025

Indonesia Butuh Sistem Pertanian yang Tak Terpengaruh Cuaca

antarafoto-ribuan-hektare-lahan pertanian terdampak-banjir-di-demak-230224-ast-9
Seorang petani memanen tanaman padi yang rusak setelah terendam banjir lebih dari sepuluh hari di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (23/2/2024). Menurut data pertanian yang dihimpun Posko Terpadu Penanganan Darurat Bencana Banjir Demak per Jumat (23/2) pukul 12:00 WIB, banjir menggenangi 3.427 hektare lahan persawahan dan mengakibatkan 1.975 hektare tanaman padi puso atau gagal panen. ANTARA FOTO/Aji Styawan

IVOOX.id - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan Indonesia perlu mengembangkan sistem pertanian khususnya cabai yang dapat beradaptasi dalam berbagai kondisi cuaca. Pasalnya kata dia cabai merupakan tanaman yang sangat bergantung pada kondisi cuaca.

Zulkifli menerangkan kondisi cuaca yang tidak mendukung seperti hujan terus menerus dengan intensitas tinggal akan berdampak pada gagal panen. Sehingga hal itu juga yang menjadi penyebab mahalnya harga cabai di pasar.

"Cabai sangat bergantung pada musim atau cuaca. Kalau hujan terus-menerus dan lebat, panennya gagal. Kalau panennya gagal, suplainya sedikit, permintaan banyak, harga naik," jelas Zulkifli Hasan dalam keteranganya Minggu, (17/3/2024).

Zulkifli berharap Kementerian Pertanian maupun lembaga lainya dapat menciptakan inovasi dalam menciptakan sistem pertanian yang dapat beradaptasi di berbagai cuaca.

Pada kesempatan itu Zulkifli juga mengungkapkan kebutuhan sandang dan pangan selama bulan Ramadhan sangat cukup. Menurutnya masyarakat dapat berbelanja dengan harga lebih ekonomis dan terjangkau.

"Jadi, kalau hari kerja, kita ke pasar rakyat memperhatikan harga cabai, beras, ayam, telur dan lain-lain. Waktu hari libur, kami ke pusat perbelanjaan (grosir) karena Lebaran bagaimanapun terkait ketersediaan sandang dan pangan. Jadi, ada pangan. Namun, juga perlu pakaian dan di sini juga ramai serta harganya ekonomis," katanya.

0 comments

    Leave a Reply