I. League Cup 2026/2027: PSM Makassar Menang Lawan Tuan Rumah De Red FC 2-0 | IVoox Indonesia

I. League Cup 2026/2027: PSM Makassar Menang Lawan Tuan Rumah De Red FC 2-0

Pesepakbola PSM Makassar Ananda Rehan
Pesepakbola PSM Makassar Ananda Rehan (kiri) menendang bola yang dihadang pemain De Red FC Rizky Dwi (tengah) saat pertandingan Grup K Zona Timur 2 ILeague Cup 2026/2027, di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Selasa (3/11/2026). ANTARA/HO-Media Officer De Red FC

IVOOX.id – PSM Makassar menundukkan tuan rumah De Red FC dengan skor 2-0 pada laga perdana Grup K Zona Timur 2 I. League Cup 2026/2027 di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Selasa, 3 November 2026. Dua gol PSM Makassar tercipta melalui Abdul Ramhman menit ke-26 dan Kodai Tanaka menit ke-48.

Mengutip Antara, PSM Makassar langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan dengan berupaya membongkar pertahanan De Red FC yang tampil disiplin.

Peluang berbahaya tercipta pada menit ke-10 melalui penetrasi Tanaka yang berhasil melewati bek lawan dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper, tetapi tembakannya masih mampu ditepis menjadi tendangan sudut.

De Red FC mencoba merespons tekanan tersebut melalui serangan balik, namun belum mampu menciptakan peluang yang berbuah gol.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-26 ketika Abdul Rahman berhasil memanfaatkan umpan Victor Luiz untuk membawa PSM Makassar unggul 1-0 atas De Red FC.

De Red FC berusaha menyamakan kedudukan, tetapi keunggulan PSM Makassar tetap bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, De Red FC berupaya menyamakan kedudukan melalui serangan dari bawah, tetapi justru kembali kebobolan pada menit ke-48.

Gol tersebut terjadi setelah Kodai Tanaka melepaskan tembakan keras kaki kanan yang mengarah ke sudut kanan gawang Panggih Prio Sembodho untuk membawa PSM Makassar unggul 2-0.

Tertinggal dua gol, De Red FC meningkatkan intensitas serangan dan sempat mengancam melalui tendangan spekulasi Titan Agung dari luar kotak penalti pada menit ke-56, namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang.

PSM Makassar merespons tekanan tersebut dengan menurunkan tempo permainan sembari sesekali melancarkan serangan balik melalui kombinasi Henhen Herdiana, Rasyid Bakri, dan Abdul Rahman.

De Red FC terus berupaya memperkecil ketertinggalan hingga masa tambahan waktu, tetapi tendangan keras Kaharkalu pada menit ke-90+1 masih menyamping di sisi kanan gawang PSM Makassar.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-0 untuk kemenangan PSM Makassar tetap bertahan.

Pada laga berikutnya, De Red FC dijadwalkan menghadapi Persipura Jayapura pada Rabu, 2 Desember 2026, sedangkan PSM Makassar akan menjamu Persipura Jayapura di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare pada Rabu, 25 November 2026.

Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic percaya diri timnya lolos dari fase grup I. League Cup 2026/2027 setelah mengalahkan De Red FC.

"Saya pikir kami melakukan pekerjaan yang baik dengan memenangkan pertandingan pertama ini, dan kemenangan tersebut memberikan kepercayaan diri kepada kami untuk bisa lolos dari fase grup," kata Darije dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, dalam pertandingan tersebut timnya mampu mengendalikan permainan selama 90 menit meskipun melakukan rotasi pemain di sejumlah posisi untuk menjaga kebugaran.

Bahkan, menurut dia, PSM tidak memberikan banyak peluang kepada De Red FC dan menunggu momentum yang tepat untuk mencetak gol, sementara dua gol kemenangan timnya lahir dari skema permainan yang baik.

"Kami mengontrol jalannya permainan selama 90 menit penuh dan tidak memberikan peluang kepada tim lawan. Kami menunggu momen yang tepat untuk mencetak gol," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan meskipun menang di laga awal, saat ini belum memikirkan peluang menjadi juara I. League Cup karena masih berfokus pada pertandingan terdekat melawan Borneo FC di Super League.

"Kami belum memikirkan soal juara. Kami hanya fokus pada pertandingan berikutnya melawan Borneo. Proses kami masih berat dan banyak pekerjaan untuk mengembalikan PSM ke tempat yang seharusnya," ujar Darije.

Sementara itu, pemain PSM Makassar Akbar Tanjung mengatakan kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemain dalam menjalankan instruksi pelatih, baik ketika menyerang maupun bertahan.

"Kami berterima kasih kepada rekan-rekan tim yang sudah bekerja keras pada pertandingan sore hari ini, bagaimana mengikuti instruksi pelatih dan menjaga kekompakan saat menyerang maupun bertahan," kata Akbar, dikutip dari Antara.

Sementara, pelatih De Red FC Aji Santoso mengakui kualitas timnya masih berada di bawah PSM Makassar.

"Ini kalah 0-2, tetapi memang di pertandingan ini saya banyak merotasi pemain. Bahkan hanya satu pemain, Sheva, yang kemarin melawan Deltras bermain, hari ini saya mainkan," kata Aji dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan rotasi dilakukan untuk menjaga kebugaran pemain menjelang pertandingan berikutnya melawan PSBS Biak, sehingga sebagian besar pemain yang tampil saat menghadapi Deltras tidak diturunkan dalam pertandingan melawan PSM Makassar.

Ia menilai perbedaan kualitas kedua tim turut membuat para pemain De Red FC kesulitan mengembangkan permainan meskipun telah berusaha memberikan perlawanan.

"Memang dari segi kualitas kami kalah dengan PSM Makassar, sehingga anak-anak agak sulit untuk bisa berkembang," ucapnya.

Terkait delapan tembakan yang dilepaskan De Red FC tanpa satu pun mengarah ke gawang, ia menilai peluang tersebut belum termasuk kesempatan emas karena dilakukan pemain dalam kondisi yang kurang ideal.

Menurut dia, peluang De Red FC untuk melaju ke semifinal ILeague Cup juga semakin kecil setelah kekalahan tersebut, terutama apabila PSM Makassar kembali meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya.

"Untuk peluang lolos pada pertandingan berikutnya menurut saya memang sangat kecil. Kalau PSBS menang lagi, sudah pasti lolos," tuturnya.

Meski demikian, pelatih asal Malang itu menegaskan tetap meminta para pemainnya tampil maksimal dalam pertandingan tersebut meskipun hasil akhir tidak menjadi target utama karena timnya masih berstatus sebagai klub Liga 2.

Tak hanya itu, kata dia, pertandingan melawan PSM Makassar menjadi bahan evaluasi bagi De Red FC untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi musim depan.

Sementara itu, pemain De Red FC Fava Sheva mengatakan pertandingan melawan PSM Makassar berlangsung cukup sengit meskipun timnya harus menerima kekalahan.

"Pertandingan ini cukup sengit walaupun posisi kami kalah. Mungkin ke depannya lebih banyak evaluasi untuk pertandingan berikutnya," kata Sheva, dikutip dari Antara.

0 comments

    Leave a Reply