I League Belum Bisa Menentukan Wasit Pertandingan Persib Lawan Persija | IVoox Indonesia

January 9, 2026

I League Belum Bisa Menentukan Wasit Pertandingan Persib Lawan Persija

Direktur kompetisi PT I.League, Asep Saputra
Direktur kompetisi PT I.League, Asep Saputra, menjawab pertanyaan pewarta usai menghadiri pertandingan persahabatan dan lelang jersi di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (19/12/2025). (ANTARA/RAUF ADIPATI)

IVOOX.id – Direktur Operasional I.League Asep Saputra mengaku pihaknya tak bisa menentukan siapa wasit yang akan memimpin pertandingan besar antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang dimainkan pada 11 Januari tahun depan.

Asep mengungkapkan, bahwa wasit yang memimpin sebuah pertandingan adalah 100 persen tanggung jawab dari Komite Wasit PSSI yang saat ini dipimpin Yoshimi Ogawa.

"Itu betul-betul 100 persen kewenangannya Komite Wasit," kata Asep dalam jumpa pers "PSSI Full-time Referee for I.League" di Kantor I.League di Menara Mandiri II, Jakarta, Senin (22/12/2025), dikutip dari Antara.

Adapun, hal ini dijawab oleh I.League setelah mereka kedatangan wasit asing baru, menyusul wasit asal Jepang Yudai Yamamoto yang dikontrak full-time untuk pertama kalinya oleh PSSI.

Yamamoto akan memimpin pertandingan-pertandingan di kompetisi di bawah naungan I.League, utamanya adalah BRI Super League 2025/2026 yang kini sudah memasuki pekan ke-14. Di Indonesia, dia akan mulai bekerja mulai Januari tahun depan, dengan kontrak 1,5 musim.

Di Januari, akan ada empat pekan yang digelar, dengan total 32 pertandingan yang dimainkan. Persib dan Persija sendiri akan bertanding pada pekan ke-17, tepatnya pada hari Minggu pukul 15.30 WIB.

"Satu minggu ada sembilan pertandingan, kan dia pasti hanya satu atau dua pertandingan. Maksimal itu dua mungkin, satu pertandingan. Tapi sekali lagi, itu wewenangnya dan otoritasnya dari Komite Wasit," ucap Asep.

Sementara itu, Yamamoto juga tak mengungkapkan laga-laga mana saja yang akan ia pimpin. "Sesuai kontrak, saya mulai 1 Januari 2026 akan mulai menjadi wasit fulltime di Super League," kata Yudai.

Adapun, pertemuan kedua tim itu diprediksi akan menyita banyak perhatian setelah Persib dan Persija kini bersaing ketat menjadi juara. Persib saat ini ada di peringkat kedua dengan 31 poin, sementara Persija yang saat ini sedang berlaga melawan Semen Padang ada di peringkat ketiga dengan 29 poin. Kedua tim ini menempel ketat Borneo FC yang memimpin klasemen dengan 34 poin.

Tidak Ada Perubahan Jadwal Kompetisi

Sebelumnya, Operator Liga Indonesia, PT I.League, menyatakan pihaknya tidak mengubah jadwal kompetisi terkait adanya bencana alam di Pulau Sumatera.

Beberapa klub peserta BRI Super League dan Pegadaian Championship berkandang di Sumatera, yakni Semen Padang (Sumbar), PSMS Medan (Sumut), dan Persiraja Banda Aceh (Aceh).

“Kompetisi kita sejauh ini kan berjalan, sisi positifnya adalah apa yang sudah kita jadwalkan, kalender pertandingan, sesuai dengan sinkronisasi, berjalan dengan baik. Beberapa tempat yang memang tentu kita inventarisir juga, ada komunikasi tentu saja. Kita dari I.League, PSSI, dan juga dengan panpel (Panitia pelaksana),” kata Direktur kompetisi I.League Asep Saputra di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (19/12/2025), dikutip dari Antara.

“Dan sementara ini yang terjadwal memang masih kita jadwalkan untuk bertanding di situ, karena memang musim ini kan sangat padat, dan juga tentu beberapa klub juga sudah ada komunikasi. Saya pikir memang sesuai dengan apa yang sudah kita tetapkan,” katanya.

Pada kompetisi Super League, Semen Padang dijadwalkan menjamu tim papan atas Persija Jakarta, pada Senin, 22 Desember 2025. (22/12).

Sedangkan klub Championship PSMS Medan masih akan memainkan dua pertandingan tandang pada akhir Desember dan awal Januari, dan baru menjamu Adhyaksa FC pada 11 Januari. Adapun Persiraja Banda Aceh masih akan memainkan dua laga tandang sebelum menjamu Persikad Depok pada 11 Januari.

Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) dan I.League bekerja sama dengan sejumlah pihak baru saja menyelenggarakan pertandingan persahabatan dan lelang jersi pemain di Stadion Madya, Jakarta, pada Jumat. Asep menjelaskan bahwa hasil lelang jersi akan segera disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan bantuan di Sumatera.

“Saya pikir tentu saja dalam implementasinya nanti, kita juga punya banyak klub di Pulau Sumatra yang terdampak atau bahkan sebetulnya mungkin ke depannya tidak hanya di Sumatra. Artinya ketika memang membutuhkan kita sebagai football family dalam kondisi tidak hanya sepak bola, tentu saja juga bicara soal kemanusiaan,” tuturnya.

Kompetisi Super League akan kembali digulirkan pada 20 Desember setelah diliburkan karena SEA Games Thailand 2025. Laga Dewa United menjamu Persis Solo akan menjadi laga pembuka dimulainya Super League, disusul pertandingan Persebaya Surabaya menjamu Borneo FC pada hari yang sama.

0 comments

    Leave a Reply