Hasil Ekshumasi Sutrimo, Polisi Menduga Meninggal karena Sakit Jantung

IVOOX.id – Polda Metro Jaya menyatakan hasil ekshumasi terhadap jasad Sutrimo tidak menemukan adanya unsur pidana dalam kematian mantan pekerja di rumah mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah tersebut. Kesimpulan itu diperoleh setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan, mulai dari ekshumasi jenazah, pemeriksaan saksi, hingga analisis rekaman CCTV.
“Jadi hasilnya berdasarkan fakta yang ditemukan dan dianalisis, belum ditemukan adanya bukti terjadinya tindak pidana dalam meninggalnya jenazah Sutrimo,” ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2026).
Menurut Anom, penyelidikan dilakukan berdasarkan dua laporan polisi yang sebelumnya ditangani Bareskrim Polri dan Polres Banyumas. Penyidik kemudian mengumpulkan serta mencermati berbagai bukti untuk mengetahui penyebab kematian Sutrimo.
“Setelah dilakukan serangkain penyelidikan, tidak ditemukan tanda kekerasan dan zat-zat yang menyebabkan korban meninggal dunia,” kata Anom.
Anom menegaskan, penyidik telah menjalankan proses pemeriksaan secara profesional dan transparan dengan berpedoman pada fakta yang ditemukan selama penyidikan. Menurutnya, upaya mengungkap kebenaran dalam kasus tersebut penting bagi keluarga Sutrimo maupun masyarakat, sehingga seluruh proses dilakukan berdasarkan fakta yang diperoleh penyidik.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Tim Ekshumasi dan Autopsi, Ahmad Yudianto. Ia menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan terhadap jenazah Sutrimo juga tidak menemukan luka maupun kandungan zat tertentu, baik di dalam tubuh maupun di sekitar liang lahat.
Sebaliknya, tim medis menemukan indikasi penyakit jantung iskemik yang ditandai dengan penyempitan pembuluh darah. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menjadi penyebab kematian Sutrimo setelah dilakukan pemeriksaan medis secara menyeluruh terhadap jenazah dan didukung hasil pemeriksaan organ dalam secara detail.
“Kematiannya karena penyakit jantung,” ucap Yudianto.
Sebelumnya, kematian Sutrimo menjadi perhatian setelah muncul informasi mengenai kondisi jenazah yang disebut mengeluarkan busa dari mulut. Kasus tersebut kemudian semakin ramai diperbincangkan karena Sutrimo disebut merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah yang tinggal di sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru.


0 comments