Gibran Janjikan Penguatan Layanan Kesehatan untuk Wilayah 3T

IVOOX.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming memastikan penguatan layanan kesehatan di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T), termasuk dengan percepatan peningkatan status RSUD Perpetua H. Safanpo di Kabupaten Asmat, Papua Selatan menjadi Tipe C.
Wapres Gibran dalam kunjungan ke Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Minggu, 21 Juni 2026, mengatakan penguatan layanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto demi menghadirkan layanan dasar berkualitas dan merata sampai dengan wilayah-wilayah yang masuk kategori 3T.
"Saya janji nanti akan ada pembangunan rumah sakit tipe C di Asmat ini, jadi nanti untuk masalah kesehatan akan kita lakukan intervensi juga," kata Gibran, dikutip dari Antara.
Gibran dalam kesempatan hari ini telah meninjau RSUD Perpetua J. Safanpo dan fasilitas pelayanannya serta berdialog dengan sejumlah pasien.
Dalam kesempatan itu, Direktur RSUD Perpetua H. Safanpo, Yenny Yokung Yong, mengatakan bahwa dengan kunjungan Wapres ke rumah sakit yang sudah dibangun bertahap sejak 2016 itu dapat mempercepat peningkatan kelas dari Tipe D menjadi Tipe C.
RSUD Perpetua J. Safanpo merupakan salah satu rumah sakit yang masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming di sektor kesehatan.
Dia juga menyoroti peningkatan status diharapkan dapat dilengkapi dengan penambahan alat pelayanan kesehatan penting seperti CT scan, agar dapat menekan harus merujuk pasien ke uar daerah dan pada akhirnya mengurangi beban biaya untuk rujukan.
"Karena untuk rumah sakit kami ini, kami menanggung pembiayaan melalui dana otsus (otonomi khusus) untuk pasien-pasien dari Orang Asli Papua, khususnya orang Asmat," kata Yenny, dikutip dari Antara.
Biaya yang ditanggung termasuk pendampingan medis sampai dengan fasilitas rumah singgah di lokasi rumah sakit rujukan seperti di Jayapura, Merauke, Jayapura dan Makassar.
Singgung Program MBG untuk Daerah 3T
Wapres Gibran mengatakan akan memperjuangkan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T), seperti Kabupaten Asmat, dengan terdapat potensi bekerja sama dengan gereja-gereja setempat.
"Perlu kita highlight di sini bahwa kami memperjuangkan program-program prioritas dari Bapak Presiden di area-area 3T. MBG, misalnya harus kita perjuangkan di sini, di Asmat," kata Wapres Gibran memberikan keterangan kepada wartawan usai peninjauan Sekolah Lapang Sagu, Kabupaten Asmat, Minggu (21/6/2026), dikutip dari Antara.
Mengenai implementasi MBG di wilayah tersebut, Wapres mengatakan terdapat potensi pelaksanaan MBG bekerja sama dengan gereja-gereja setempat serta kantin sekolah.
Dengan pelibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan MBG tersebut diharapkan implementasi dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu dapat memiliki jangkauan lebih luas.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres juga mengajak lima mahasiswa dari beragam universitas baik negeri maupun swasta untuk melihat langsung kondisi yang terjadi di tingkat akar rumput terutama di wilayah 3T.
"Jadi, program-program Bapak Presiden akan kita perjuangkan di area 3T dan nanti sepulang dari Asmat akan kita follow up lagi," ujarnya.
Pada kesempatan sama, Bupati Asmat Thomas E. Safanpo menyatakan pihaknya melihat terdapat kebutuhan pelaksanaan MBG, terutama di wilayah 3T, seperti daerah Asmat.
"Saya bupati di daerah 3T, tertinggal, terluar dan terdepan, kami merasakan bahwa MBG ini memang besar manfaatnya untuk masyarakat kami di sini, terutama untuk anak-anak sekolah, ibu hamil dan menyusui," kata Thomas, dikutip dari Antara
Thomas menjelaskan bahwa sebelum MBG mulai dibagikan di sejumlah sekolah di Kabupaten Asmat, tingkat ketidakhadiran siswa di sekolah cukup tinggi. Namun, setelah ada MBG, angka kehadiran meningkat karena mengetahui mereka akan menikmati makan siang di sekolah.
Sementara pemberian MBG bagi ibu hamil dan menyusui di wilayahnya akan membantu menekan angka stunting di Kabupaten Asmat.


0 comments