Gaya Hidup Berubah, Mendag Minta Peritel Lebih Inovatif | IVoox Indonesia

12 Maret 2026

Gaya Hidup Berubah, Mendag Minta Peritel Lebih Inovatif

kemendag

IVOOX.id, Jakarta - Terkait perubahan gaya hidup konsumen, pemerintah dalam hal ini Menteri Perdagangan Agus Suparmanto meminta para pengusaha ritel untuk inovatif seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat.

"Saat ini, terjadi perubahan gaya hidup masyarakat, perdagangan dengan sistem elektronik (e-commerce) berkembang makin besar. Perusahaan ritel dituntut inovatif untuk mengembangkan usaha, setidaknya bisa bertahan," kata Mendag dalam Musyawarah Nasional Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) di Jakarta, Selasa (12/11).

E-commerce, lanjut dia, harus dilihat sebagai peluang yang harus dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis.

"Mengembangkan teknologi digital sangat penting, konsumen sudah berubah, budaya membelinya tidak lagi datang ke toko, jadi dengan online. Maka itu, harus bisa dimanfaatkan dengan maksimal," ujar Mendag, dikutip Antara.

Ia mengharapkan perkembangan teknologi digital saat ini juga dapat dimanfaatkan pelaku bisnis untuk menjual produk-produknya menembus pasar global.

"Saya mendukung Aprindo agar dapat memanfaatkan penjualan dalam negeri melalui internet agar bisa jangkau konsumen, tidak hanya dalam negeri tapi luar negeri. Semoga perpaduan online dan offline terobosan besar bagi ritel indonesia," katanya.

Mendag juga mengatakan industri ritel memiliki peran penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dari sisi perdagangan dan konsumsi.

"Sektor perdagangan tumbuh 13,02 persen pada triwulan ketiga 2019. Sedangkan konsumsi sebesar 56,52 persen dari total PDB (Produk Domestik Bruto)," paparnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia pada triwulan III tahun 2019 tumbuh 5,02 persen (year on year). Dengan demikian, secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2019 tumbuh 5,04 persen.

Dalam rangka menjaga pertumbuhan tetap positif, Mendag akan lebih intensif melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, baik antar Kementerian maupun kalangan swasta.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Kementan. Sesuai arahan Presiden kita harus bekerja tim. Aprindo juga merupakan mitra, jadi otomatis kita harus kerja sebagai tim untuk memajukan ekonomi Indonesia," katanya, dikutip Antara.


0 comments

    Leave a Reply