Ganda Putri Hira/Jani Tembus Perempat Final Perdana di Thailand Open 2026 | IVoox Indonesia

May 15, 2026

Ganda Putri Hira/Jani Tembus Perempat Final Perdana di Thailand Open 2026

Ganda putri Indonesia Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine
Ganda putri Indonesia Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine bereaksi dalam pertandingan babak kedua Thailand Open 2026 melawan wakil China Luo Yi/Wang Ting Ge di Bangkok, Thailand, Kamis (14/5/2026). ANTARA/HO-PBSI

IVOOX.id – Ganda putri Indonesia Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine mengukir pencapaian dengan menembus perempat final Thailand Open 2026 setelah menyingkirkan pasangan China Luo Yi/Wang Ting Ge pada babak 16 besar di Bangkok, Kamis, 14 Mei 2026.

Hira/Jani menang dua gim langsung dengan skor 25-23, 21-13 dalam laga ketat, sekaligus memastikan langkah ke delapan besar turnamen level BWF World Tour Super 500 tersebut.

"Rasanya pasti senang bisa ke perempat final Super 500 pertama kali. Tadi di gim pertama pertandingannya cukup ramai," kata Hira seusai pertandingan di laman PBSI, dikutip dari Antara.

Pada gim pembuka, Hira/Jani sempat berada di atas angin setelah memimpin 18-14. Namun, keunggulan tersebut perlahan menipis karena pasangan Indonesia terlalu mengikuti pola permainan lawan sehingga kehilangan ketenangan dan ritme permainan.

Situasi berbalik ketika pasangan China mampu unggul 20-18 dan berada di ambang merebut gim pertama. Meski demikian, Hira/Jani berhasil bangkit pada momen krusial dan memanfaatkan sejumlah kesalahan lawan untuk memaksakan adu setting sebelum akhirnya menang 25-23.

Keberhasilan merebut gim pertama menjadi momentum penting bagi pasangan Indonesia. Pada gim kedua, Hira/Jani tampil lebih percaya diri dan mampu mengontrol jalannya pertandingan sejak awal.

Jani mengatakan mereka mencoba memperbaiki konsistensi permainan yang sempat menjadi kendala pada gim pertama. Selain itu, pasangan China dinilai tidak mampu tampil optimal dan cukup banyak melakukan kesalahan sendiri.

Dengan permainan yang lebih rapi dan minim kesalahan, Hira/Jani terus menjaga keunggulan hingga akhirnya menutup gim kedua dengan skor meyakinkan 21-13.

Kemenangan itu melanjutkan performa positif Hira/Jani di Thailand Open 2026. Pada babak pertama, mereka lebih dulu mencuri perhatian setelah bangkit mengalahkan unggulan ketujuh asal Malaysia Ong Xin Yee/Carmen Ting melalui pertarungan tiga gim.

Saat itu, Hira/Jani sempat kehilangan gim pertama sebelum membalikkan keadaan dan menang 16-21, 21-14, 21-14 untuk memastikan tempat di babak 16 besar.

Meski sukses mencatat pencapaian baru dengan menembus perempat final Super 500, Hira/Jani menilai masih ada sejumlah aspek yang harus dibenahi untuk menghadapi laga berikutnya.

"Kami harus meningkatkan fokus di pertandingan selanjutnya. Jangan gampang mati sendiri dan juga kami harus cepat tanggap, cepat adaptasi dengan cara main lawan yang beda-beda," ujar Jani, dikutip dari Antara.

Leo/Daniel Melangkah ke Perempat Final Thailand Open 2026

Sementara ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin melanjutkan langkah ke perempat final Thailand Open 2026 setelah mengalahkan wakil China Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi pada babak 16 besar di Bangkok, Kamis, 14 Mei 2026.

Leo/Daniel menang dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-13 untuk menjaga peluang meraih hasil terbaik pada turnamen level BWF World Tour Super 500 tersebut.

"Alhamdulillah bisa lolos ke perempat final walaupun sudah pernah pasangan tapi sekarang tetap masih ada kagoknya. Kemenangan ini jadi modal untuk lawan ganda Thailand besok," kata Leo dalam keterangan tertulis usai pertandingan, dikutip dari Antara.

Pasangan Indonesia tampil menekan sejak awal laga dan mampu mengontrol tempo permainan lewat pola serangan cepat. Meski lawan sempat memberikan perlawanan pada gim pertama, Leo/Daniel tetap mampu menjaga keunggulan hingga menutup pertandingan dalam dua gim.

Leo mengatakan mereka harus tampil lebih agresif pada laga berikutnya, terutama saat menghadapi pasangan tuan rumah Thailand di babak perempat final.

"Besok harus langsung menyerang terlebih dahulu dan tidak mudah mati sendiri," ujar Leo.

Sementara itu, Daniel menilai penampilan mereka mulai menunjukkan perkembangan dibanding laga babak pertama. Namun, ia mengakui masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu ditingkatkan.

Daniel menambahkan, menjaga kondisi fisik menjadi fokus utama menjelang pertandingan berikutnya agar dapat tampil maksimal. "Untuk besok harus jaga kondisi fisik. Pola makan dan pola istirahatnya harus teratur," ujar Daniel, dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Leo/Daniel membuka langkah di Thailand Open 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas pasangan Taiwan Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng dengan skor 21-9, 21-8 pada babak pertama.

Turnamen ini juga menjadi momentum bagi Daniel untuk kembali menemukan ritme pertandingan internasional setelah sempat absen akibat cedera.

Sejumlah wakil Indonesia lainnya harus terhenti di babak 16 besar Thailand Open 2026.

Tunggal putri Indonesia Thalita Ramadhani Wiryawan harus mengakui keunggulan ketiga tuan rumah Ratchanok Intanon pada babak 16 besar Thailand Open 2026 di Nimibutr Stadium, Bangkok, Kamis, 14 Mei 2026. Thalita harus mengakui keunggulan juara dunia 2013 itu melalui pertandingan tiga gim dengan skor 16-21, 21-19, 15-21.

"Alhamdulillah pertandingan selesai tanpa cedera. Ratchanok adalah pemain yang sangat bagus jadi saya tadi hanya mencoba memberikan yang terbaik, nothing to lose, mencoba untuk melawan saja. Bersyukur bisa dapat satu gim dari dia," kata Thalita seusai pertandingan di laman PBSI, dikutip dari Antara.

Tunggal putra Indonesia Mohammad Zaki Ubaidillah juga dipaksa menyerah oleh wakil Korea Selatan itu pada babak 16 besar Thailand Open 2026 di Nimibutr Stadium, Bangkok, Kamis, 14 Mei 2026. Ubed takluk dua gim langsung dengan skor 13-21, 5-21.

"Permainannya sangat di luar dugaan saya karena dari awal sepertinya saya sudah siap tapi di lapangannya enggak bisa sesuai dengan ekspektasi yang saya mau," kata Ubed seusai pertandingan di laman PBSI, dikutip dari Antara.

Thailand Open 2026 merupakan turnamen level BWF World Tour Super 500.

Kekalahan Ubed membuat Indonesia tidak lagi memiliki wakil di sektor tunggal putra setelah Anthony Sinisuka Ginting lebih dulu tersingkir pada babak pertama usai kalah dari wakil China Shi Yu Qi.

0 comments

    Leave a Reply