Ganda Putra Indonesia Devin/Faathir Runner Up Macau Open 2026 | IVoox Indonesia

June 25, 2026

Ganda Putra Indonesia Devin/Faathir Runner Up Macau Open 2026

upscalemedia-traGanda putra Indonesia Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan ansformed-122 (1)
Ganda putra Indonesia Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan (kiri) bersama pasangan Korea Selatan Jin Yong / Lee Jongmin (kanan) dalam upacara penerimaan medali Macau Open 2026 di Macau, China, Minggu (21/6/2026). (ANTARA/HO-PBSI)

IVOOX.id – Ganda putra Indonesia Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan harus puas sebagai runner-up Macau Open 2026 setelah takluk dari pasangan Korea Selatan Jin Yong/Lee Jongmin.

Mengutip Antara, Devin/Faathir harus mengakui ketangguhan Jin/Lee dengan 21-18, 19-21, 10-21 dalam partai final ajang BWF Super 300 yang berlangsung Macao East Asian Games Dome, Macau, China, Minggu, 21 Juni 2026.

Devin/Faathir sempat tampil menjanjikan dengan merebut gim pertama 21-18. Pasangan Indonesia mampu menjaga keunggulan sejak awal laga dan terus memimpin hingga menutup gim pembuka dengan selisih tiga poin.

Memasuki gim kedua, Devin/Faathir kembali menunjukkan performa impresif. Mereka bahkan sempat unggul jauh 11-6 saat interval dan memperlebar jarak menjadi 15-10.

Namun, Jin/Lee perlahan bangkit dan memangkas ketertinggalan hingga menyamakan kedudukan 16-16.

Pertarungan ketat terjadi pada poin-poin krusial. Setelah skor imbang 18-18 dan 19-19, pasangan Korea Selatan berhasil merebut dua poin beruntun untuk mengamankan gim kedua dengan skor 21-19 sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

Pada gim ketiga, Devin/Faathir mengalami kesulitan menghadapi tekanan lawan. Setelah sempat menjaga jarak hingga skor 4-5, pasangan Indonesia kehilangan momentum dan tertinggal dalam rentetan poin yang membuat Jin/Lee melesat hingga unggul 13-4.

Meski berupaya mengejar ketertinggalan, Devin/Faathir tidak mampu membendung dominasi lawan. Jin/Lee terus menjaga keunggulan dan menutup gim ketiga dengan kemenangan telak 21-10.

Hasil tersebut membuat Devin/Faathir harus mengakui ketangguhan Jin Yong/Lee Jongmin dengan skor 21-18, 19-21, 10-21.

Kendati gagal meraih gelar juara, capaian runner-up menjadi hasil positif bagi Devin/Faathir yang melaju ke final BWF Super 300 untuk pertama kalinya.

Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan bertekad memperbaiki fokus dan konsentrasi dalam pertandingan setelah menjadi runner-up pada Macau Open 2026.

Pasangan muda Indonesia itu menilai hilangnya fokus saat berada dalam posisi unggul masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.

"Untuk ke depannya evaluasi kami yang penting fokusnya dulu, karena kami sering sekali ketika sudah unggul malah tersusul," kata Ali Faathir Rayhan dalam keterangannya, Minggu (21/6/2026), dikutip dari Antara.

Faathir menilai keberhasilan lawan mengejar ketertinggalan pada gim kedua menjadi momentum yang mengubah jalannya pertandingan.

"Tadi setelah berhasil mengejar ketertinggalan di game kedua, lawan lebih percaya diri jadi lebih kuat dari segi defence-nya," ujar Faathir, dikutip dari Antara.

Daftar Wakil Indonesia di Macau Open 2026

Indonesia mengirim 12 wakilnya pada Macau Open 2026. Tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan Moh. Zaki Ubaidillah dipastikan absen dari turnamen BWF World Tour Super 300 yang bergulir pada 16-21 Juni tersebut.

Mengutip Antara, laman BWF, Senin, 15 Juni 2026, mencatat di sektor tunggal putra, Indonesia akan bertumpu kepada Prahdiska Bagas Shujiwo, Muhamad Yusuf, dan Richi Duta Richardo. Ketiganya menjadi wakil tersisa Merah Putih setelah Ginting dan Ubed ditarik karena alasan kesehatan.

Prahdiska menjadi salah satu nama yang layak dipantau karena sempat menembus final Super 100 Ruichang China Masters 2026 pada Maret lalu. Ia juga menjadi bagian dari tim beregu putra Indonesia yang meraih medali perunggu pada Kejuaraan Beregu Asia 2026.

Sementara itu, Richi dan Muhamad Yusuf merupakan bagian dari kelompok tunggal putra pratama Pelatnas PBSI 2026.

Sektor tunggal putri diperkuat Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutiara Ayu Puspitasari, serta Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Ketiganya juga menjadi bagian dari proyek regenerasi tunggal putri nasional.

Thalita dan Mutiara tercatat berada di kelompok tunggal putri pratama Pelatnas PBSI 2026, sementara Ni Kadek berada di kelompok tunggal putri utama bersama Putri Kusuma Wardani dan Ester Nurumi Tri Wardoyo.

Ni Kadek sebelumnya sempat menyumbang poin untuk tim beregu putri Indonesia saat mengalahkan Yuzuno Watanabe dari Jepang 21-6, 22-20 pada Badminton Asia Team Championships 2026. Pada ajang yang sama, Thalita dan Mutiara juga mendapat kesempatan tampil menghadapi Jepang di fase grup.

Dari nomor ganda putra, Indonesia membawa tiga pasangan, yakni Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan, serta Bagas Maulana/Muh Putra Erwiansyah.

Leo/Daniel menjadi tumpuan paling berpengalaman di sektor ini. Pasangan tersebut datang dengan modal gelar Super 500 Thailand Open 2026 setelah mengalahkan unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, pada partai final dengan skor 21-12, 25-23.

Devin/Ali juga memiliki bekal penting pada tahun ini setelah mencapai perempat final Badminton Asia Championships 2026. Mereka terhenti dari ganda putra nomor satu dunia asal Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae dengan skor 18-21, 16-21.

Sementara itu, Bagas/Putra masih berusaha membangun konsistensi sebagai pasangan.

Pada sektor ganda putri, Indonesia menurunkan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, serta Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari.

Tiwi/Fadia menjadi salah satu pasangan yang menarik perhatian setelah tampil cukup kompetitif pada Indonesia Open 2026. Pelatih ganda putri PBSI Karel Mainaky sebelumnya mengatakan sektor ganda putri menunjukkan tren positif, meski Fadia/Amallia harus terhenti dari pasangan Jepang Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto di perempat final dengan skor 21-13, 12-21, 13-21.

Apriyani/Lanny juga masih dalam proses membangun kekompakan sebagai pasangan.

Adapun Isyana/Rinjani merupakan pasangan muda yang juga masuk dalam kelompok ganda putri utama Pelatnas PBSI 2026. Keduanya menjadi bagian dari skuad regenerasi ganda putri bersama Fadia, Amallia, Lanny, Rachel Allessya Rose, Meilysa Trias Puspitasari, dan Febi Setianingrum.

0 comments

    Leave a Reply