Freeport Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang

IVOOX.id – Freeport-McMoRan Inc. (FCX) menyatakan akan mengajukan perpanjangan izin usaha pertambangan khusus atau IUPK PT Freeport Indonesia (PTFI) pada 2026, setelah merampungkan pembangunan smelter pada 2025.
“Dengan rampungnya fasilitas pengolahan hilir (smelter) PTFI pada 2025, FCX dan PTFI melanjutkan diskusi dengan pemerintah Indonesia untuk perpanjangan hak operasi,” tulis FCX dalam laporan kinerja yang diterima di Jakarta, Jumat (23/1/2026), dikutip dari Antara.
Saat ini, Freeport memegang IUPK hingga tahun 2041. Perpanjangan izin usaha pertambangan khusus untuk periode produksi selepas 2041 dibutuhkan oleh Freeport untuk melanjutkan operasional berskala besar.
“PTFI mempersiapkan permohonan perpanjangan izin yang diharapkan mencakup masa pakai sumber daya, (permohonan) akan diajukan pada 2026,” tulis FCX.
Seiring dengan permohonan perpanjangan izin, PTFI berencana untuk melakukan eksplorasi tambahan, memulai kajian untuk pengembangan lanjutan, dan memperluas program-program sosial.
“FCX berharap mempertahankan kepemilikan sahamnya sebesar 49 persen (terhadap PTFI) hingga 2041 dan akan melepas saham PTFI untuk BUMN pada awal 2042,” kata FCX.
Dengan demikian, setelah 2041, saham FCX di PTFI berada di kisaran 37 persen.
Pemerintah Targetkan Divestasi Saham Freeport untuk Papua Rampung Q1 2026
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membidik divestasi saham PT Freeport Indonesia untuk pemerintah daerah Papua sebesar 10 persen rampung pada kuartal I 2026.
“Kemarin Gubernur Papua (Mathius Derek Fakhiri) ketemu saya, kami membahas beberapa soal dan termasuk di dalamnya adalah persoalan saham Papua di Freeport yang 10 persen,” ujar Bahlil ketika ditemui setelah Rapat Kerja (Raker) Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen Jakarta, Kamis (23/1/2026), dikutip dari Antara.
Bahlil menargetkan agar proses divestasi saham tersebut tuntas pada kuartal I 2026. Adapun pertemuan dengan Mathius Fakhiri ia ungkapkan melalui akun resmi instagramnya yang bernama pengguna bahlillahadalia.
“Dalam waktu dekat, kami akan segera menyelesaikan (saham Freeport untuk Papua). Insyaallah selesai (kuartal I),” ucap Bahlil.
Presiden Prabowo Subianto berencana memberikan 10 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk masyarakat Papua, sebagaimana yang diungkapkan oleh Ketua Komite Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP-OKP) Velix Wanggai usai menghadiri pengarahan Kepala Daerah se-Papua, di Istana Negara Jakarta, Selasa , 16 Januari 2026.
“Arahan dari Bapak Presiden (Prabowo Subianto) untuk kami membahas tentang skema divestasi Freeport, terutama 10 persen yang menjadi hak dari orang asli Papua,” ujar Velix Wanggai, dikutip dari Antara.
Di sisi lain, Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menyampaikan akan membahas arahan tersebut secara internal dengan gubernur-gubernur Papua lainnya.
Hasil dari pembahasan itu lantas disampaikan kepada kementerian terkait, seperti Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.


0 comments