Forum Halal 20 Hasilkan 39 Kerja Sama Perkuat Ekosistem Produk Halal

IVOOX.id – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyebut pada hari pertama penyelenggaraan The 5th Summit of Halal 20 (H20) telah menghasilkan 39 kerja sama strategis, memperkuat ekosistem jaminan produk halal skala nasional dan internasional.
“Kerja sama yang dihasilkan pada H20 ini menunjukkan bahwa penguatan ekosistem halal membutuhkan kolaborasi lintas negara dan lintas sektor,” ujar Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal BPJPH Abd. Syakur dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (19/9/2026), dikutip dari Antara.
Kerja sama tersebut mencakup 15 Mutual Recognition Agreement (MRA), empat Memorandum of Understanding (MoU), 19 Perjanjian Kerja Sama (PKS), serta satu Nota Kesepahaman antara Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan mitra strategis.
Melalui kerja sama tersebut, BPJPH memperkuat jejaring pengakuan sertifikasi halal internasional, memperluas kemitraan strategis, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia halal sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem jaminan produk halal yang semakin kuat dan terintegrasi.
“Melalui MRA, MoU, dan kerja sama penguatan sumber daya manusia, BPJPH terus membangun jejaring yang dapat mendukung terwujudnya jaminan produk halal yang semakin kuat, kredibel, dan diakui secara global,” ujar Syakur.
Sebanyak 15 MRA ditandatangani BPJPH dengan Halal Certification Bodies (HCBs) internasional. MRA tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama pengakuan dan penerimaan sertifikasi halal antara Indonesia dan lembaga sertifikasi halal di berbagai negara.
Kelima belas HCBs yang terlibat dalam MRA tersebut adalah Halal Australia PTY, LTD, Halal Certification Services (HCS) Switzerland, Halal Certification Agency Vietnam, IGMG-EHZ European Institute of Halal Certification Germany, Halal Food Council of Europe (HFCE) Italy.
Kemudian, Centro Islámico de la República Argentina, Halal Correct Spain, Halal Standard Committee of the Spiritual Board of Muslims of the Republic of Tatarstan, Halal Science and Certification Center (HSCS) Tunisia, GHC Global Halal Certification Company Limited Vietnam.
Lalu, THA New Zealand Limited, Japan Halal Certification Promotion Organization (JHCPO), Instituto Halal de Portugal (IHP), Fambras Certification SAS Colombia, dan ANIC Halal Authority.
Selain MRA, BPJPH juga menandatangani empat MoU dengan mitra strategis, yaitu Ministry of Food and Drug Safety (MFDS) Korea, UniGlobal Trainbiz (Shanghai) Co., Ltd., Wagstaff Food Service Pty Ltd Australia, dan Islam Channel Limited.
Kerja sama tersebut mencakup penguatan kolaborasi strategis yang mendukung pengembangan ekosistem halal dan perluasan jejaring kerja sama BPJPH dengan mitra internasional.
Di tingkat nasional, penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu fokus kerja sama yang dihasilkan dalam H20. BPJPH menandatangani 19 PKS dengan Lembaga Pelatihan Halal (LPK) untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di bidang jaminan produk halal.
Selain itu, BPJPH juga menandatangani satu Nota Kesepahaman dengan PT Agri Tekno Karya sebagai bagian dari penguatan kolaborasi dalam pengembangan ekosistem jaminan produk halal.


0 comments