FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Sejumlah Negara Tiba di Indonesia | IVoox Indonesia

FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Sejumlah Negara Tiba di Indonesia

pesepak bola Tim Nasional Vietnam
Sejumlah pesepak bola Tim Nasional Vietnam berjalan menuju bus setibanya dari Vietnam di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (23/9/2026). Vietnam tergabung di Grup B bersama Thailand, Filipina, dan Pakistan pada kejuaraan FIFA ASEAN Cup 2026. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/kye

IVOOX.id – Timnas Vietnam telah tiba di Indonesia pada Rabu, 23 September 2026, untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026 dan setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, bek Vietnam Jason Quang-Vinh Pendant mengungkapkan bahwa timnya sangat antusias menyambut turnamen baru tersebut.

“Ini turnamen baru, yang pertama. Kami sangat bersemangat untuk bermain di turnamen baru ini. Turnamen ini diselenggarakan oleh FIFA, jadi saya berharap semuanya berjalan baik dan mendapat banyak dukungan dari para penggemar di semua negara,” ujarnya di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, dikutip dari Antara.

Setelah tiba di Indonesia, timnas Vietnam langsung bertolak menuju Bandung menggunakan bus untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen tersebut. Vietnam akan menjadikan Bandung sebagai markas selama menjalani pertandingan Grup B Division 1.

Vietnam mengawali kiprahnya dengan menghadapi Filipina di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung pada 26 September 2026. Setelah itu, mereka menghadapi Thailand pada 29 September dan Pakistan pada 2 Oktober di stadion yang sama.

Selain Vietnam, Grup B dihuni Thailand, Filipina, dan Pakistan. FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi edisi perdana turnamen yang diselenggarakan di bawah naungan FIFA.

Jason menyadari persaingan di Grup B tidak akan mudah. Menurutnya, setiap tim memiliki pemain berkualitas sehingga Vietnam harus tampil maksimal dalam setiap pertandingan.

“Kami akan memberikan yang terbaik untuk memenangkan grup ini,” kata pemain yang berposisi sebagai bek kiri tersebut.

Vietnam datang ke Indonesia dengan kepercayaan diri setelah meraih gelar Piala AFF 2026. Mereka mengalahkan Thailand dengan agregat 4-2 pada final sekaligus mempertahankan gelar juara regional.

Kini, Vietnam bersiap melanjutkan tren positif tersebut di FIFA ASEAN Cup 2026. Antusiasme Jason dan rekan-rekannya menjadi modal awal sebelum menjalani pertandingan perdana melawan Filipina.

Thailand Berambisi Juarai FIFA ASEAN Cup 2026

Terpisah, pelatih tim nasional (timnas) Thailand Anthony Hudson, menegaskan ambisi timnya untuk menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah tiba di Indonesia pada Rabu, 23 September 2026.

“Kami ingin memenanginya. Itu target kami,” kata Hudson setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, dikutipd ari Antara.

Hudson menilai persaingan pada edisi perdana FIFA ASEAN Cup akan lebih ketat dibandingkan turnamen AFF sebelumnya. Menurutnya, sejumlah negara kini membawa skuad terbaik dengan pemain-pemain utama yang sebelumnya tidak selalu tersedia.

“Saya pikir level turnamen ini jelas lebih tinggi karena semua tim membawa pemain-pemain utama. Pada AFF lalu, kami tidak membawa pemain utama,” ujar Hudson.

Setelah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, rombongan Thailand langsung menuju stasiun kereta cepat Whoosh untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung. Kota tersebut menjadi lokasi seluruh pertandingan Grup B.

Hudson mengakui perjalanan menuju Indonesia cukup panjang sehingga pemulihan menjadi perhatian utama sebelum pertandingan pertama.

“Kami baru tiba di Indonesia dan sangat bersemangat untuk memainkan pertandingan pertama. Kami perlu memulihkan kondisi dan mempersiapkan diri untuk laga pertama, tetapi kami benar-benar bersemangat,” kata Hudson.

Thailand tergabung di Grup B Division 1 bersama Vietnam, Filipina, dan Pakistan. Hudson menyadari persaingan di grup tersebut tidak akan mudah.

Pelatih asal Inggris itu juga menyebut Indonesia, Vietnam, dan Singapura sebagai beberapa tim yang memiliki kekuatan dan membuat persaingan di FIFA ASEAN Cup 2026 semakin kompetitif.

“Ada sejumlah tim yang sangat bagus di sini, seperti Indonesia, Vietnam, dan Singapura. Ada banyak tim kuat, jadi turnamen ini akan sangat kompetitif. Namun, untuk saat ini, kami hanya fokus pada pertandingan pertama,” tutur Hudson.

Polda Jabar Kawal Timnas Peserta  FIFA ASEAN Cup di Bandung

Sementara, Kepolisian Daerah Jawa Barat memastikan pengamanan ketat terhadap empat tim negara peserta FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan bertanding di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026.

Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol Reydian Kokrosono mengatakan pihaknya telah melaksanakan gelar pasukan untuk memastikan kesiapan seluruh personel dalam mengamankan turnamen tersebut, khususnya dari sektor lalu lintas.

“Kemarin sudah gelar pasukan, pengamanan FIFA ASEAN Cup di Soreang. Semua sudah siap, lalu lintas pun sudah siap,” kata Reydian di Bandung, Rabu (23/9/2026), dikutip dari Antara.

Adapun pertandingan Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat diikuti oleh Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan.

Reydian mengatakan Polda Jabar juga menjalin komunikasi dan koordinasi dengan jajaran Polda Metro Jaya untuk memastikan pengamanan perjalanan tim dari wilayah Jakarta hingga Jawa Barat.

“Kami juga rutin melakukan evaluasi harian untuk menentukan skala prioritas pengamanan operasional di lapangan dari hari ke hari,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan pihaknya menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan dan penumpukan kendaraan menuju Stadion Si Jalak Harupat selama pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026.

Hendra mengatakan pihaknya telah membagi jalur arteri menuju kawasan stadion menjadi enam kawasan pengamanan yang melibatkan 156 personel.

“Enam kawasan tersebut dijaga oleh 156 personel, membentang panjang mulai dari Fly Over Kopo, Sayati, Katapang, Soreang, hingga menuju area gerbang stadion dan Gajah Mekar,” kata Hendra, dikutip dari Antara.

Hendra mengatakan personel di lapangan disiapkan untuk menerapkan sejumlah skema pengamanan lalu lintas, mulai dari sterilisasi, penyekatan jalan, hingga pengawalan pergerakan bus pemain dan suporter menuju stadion.

“Kami menyadari bahwa ajang berskala internasional ini membawa kebanggaan sekaligus tantangan bagi Jawa Barat. Oleh karena itu, melalui Operasi Garuda Bakti 2026, kami mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum yang tegas,” ujarnya.

0 comments

    Leave a Reply