FIFA ASEAN Cup 2026: Ole Romeny Belum Bisa Dipastikan Tampil di Timnas Indonesia Jelang Final

IVOOX.id – Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman mengatakan dirinya belum dapat memastikan apakah penyerang Ole Romeny dapat tampil atau tidak dalam laga final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026, pukul 20.00 WIB.
Hal ini dikatakan Herdman setelah Ole berlatih terpisah saat skuad Garuda menjalani latihan terakhir menjelang final di Stadion Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Minggu, 4 Oktober 2026.
"Ole sedang menjalani pemeriksaan. Kami akan mengevaluasinya lagi besok. Tidak ada jaminan dia tersedia untuk pertandingan," ungkap Herdman soal kondisi Ole pada sesi jumpa pers pra-pertandingan di SUGBK, Minggu (4/10/2026), dikutip dari Antara.
"Jadi sekali lagi, semuanya akan berada di tangan tim medis kami yang telah melakukan pekerjaan luar biasa untuk memulihkan para pemain ini. Jadi, kami harus menunggu dan melihat," tambah dia.
Sebelum menjawab kondisi kebugaran Ole, Herdman sempat melempar candaan bahwa seorang pemain yang memborong empat assist di laga sebelumnya bisa "mendapatkan perlakukan khusus".
Adapun, sebelumnya, meski tak mencetak gol ke gawang Bangladesh, Ole tetap memberikan kontribusi nyata untuk tim setelah ia memborong empat assist dalam kemenangan 9-2 di laga tersebut.
"Ketika Anda mencatatkan empat assist dalam satu pertandingan, Anda mendapatkan perlakuan khusus, yaitu berlatih sendiri. Menurut saya, itu merupakan pencapaian yang cukup unik," kata Herdman.
Saat ini, Ole yang bermain untuk Fortuna Sittard telah mencatatkan 13 caps untuk tim Garuda sejak debutnya pada Maret tahun lalu. Dari 13 penampilannya itu, pemain berusia 26 tahun tersebut menyarangkan tujuh gol dan enam assist.
menegaskan, skuadnya akan memberikan segalanya saat menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026.
"Kami sangat antusias. Besok, tim akan memasuki Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk memberikan segalanya bagi negara," kata Herdman.
Herdman mengatakan laga nanti akan menjadi kesempatan emas skuadnya untuk memenangkan trofi. Adapun, final FIFA ASEAN Cup datang sekitar dua bulan setelah Herdman gagal membawa timnya mencapai babak semifinal Piala AFF 2026.
Perihal laga final nanti, pelatih asal Inggris itu juga yakin timnya akan menjadi pemenang, dengan SUGBK yang akan dipadati penonton setelah tiket pertandingan sebanyak 67 ribu terjual habis atau sold out.
"Ini adalah kesempatan yang telah diperjuangkan oleh banyak pemain dan mereka memang pantas berada di sini. Namun, hanya itu, sebuah kesempatan. Kami harus tampil besok, menghormati lawan, dan percaya pada proses kami. Bersama para suporter, saya tahu mereka akan mendorong kami sampai akhir," tambah dia.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menilai pengalaman sejumlah pemain Garuda di kompetisi level dunia menjadi fondasi penting menjelang laga final besok malam.
Sementara, Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks meminta rekan-rekannya untuk tidak terbawa emosi saat menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026.
Diks mengatakan pertandingan final memiliki karakter berbeda dan setiap momen dapat menjadi penentu hasil akhir. Oleh karena itu, ia meminta untuk tak terbawa emosi dan tetap menjaga fokus sepanjang pertandingan.
"Jangan terbawa emosi atau apa pun, karena Anda harus tetap fokus selama 100 menit, bahkan mungkin lebih. Satu momen bisa menjadi penentu dalam final. Jika ada dua tim bagus yang saling berhadapan, satu momen saja sudah cukup dan satu momen bisa menentukan pertandingan," kata Diks pada sesi jumpa pers pra-pertandingan di SUGBK, Minggu (4/10/2026), dikutip dari Antara.
Dalam kesempatan yang sama, pemain Borussia Moenchengladbach itu juga mengatakan rasa bangganya bisa membawa Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026, yang menurutnya dilalui dengan cara yang tidak mudah.
Indonesia mengawali turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Singapura, sebelum kemudian dengan 10 pemain ditahan imbang 0-0 Malaysia. Pada laga terakhir, Indonesia memenangi pertempuran merebutkan juara grup dengan Malaysia setelah mengalahkan Bangladesh 9-2 secara dramatis.
"Sekarang, kami menghadapi tujuan sulit berikutnya, yaitu mengalahkan Thailand di final. Final akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi ini hanya satu pertandingan dan apa pun bisa terjadi," kata Diks, bek yang sudah mengoleksi 15 penampilan untuk tim Garuda itu.
Lebih lanjut, selain membahas persiapan tim, Diks juga mengungkapkan bahwa bek Indonesia sekaligus kapten utama tim Jay Idzes tetap memberikan dukungan penuh meski dia absen di FIFA ASEAN Cup karena cedera.
Hal ini dikatakan Diks setelah Idzes tertangkap kamera melakukan panggilan video setelah keberhasilan Indonesia melaju ke final.
"Jay terus mengikuti momen-momen yang kami jalani. Dia sering menelepon saya, sering mengirim pesan kepada saya. Tentu saja, dia sangat sedih tidak bisa berada di sini," kata Diks.
"Namun, dia tetap memberikan dukungan sebisa mungkin dan menyaksikan semuanya. Dan ya, sekali lagi, sangat disayangkan dia tidak berada di sini, tetapi dia tetap menjadi bagian dari kami," tambah dia.


0 comments