Fajar/Fikri ke Final Japan Open 2026, Putri KW Terhenti di Semifinal | IVoox Indonesia

July 28, 2026

Fajar/Fikri ke Final Japan Open 2026, Putri KW Terhenti di Semifinal

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dalam pertandingan babak semifinal Japan Open 2026 yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Sabtu (18/07/2026). (ANTARA/HO-PBSI)

IVOOX.id – Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melangkah ke final Japan Open 2026 setelah membungkam pasangan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dengan 21-14, 19-21, dan 21-18 dalam semifinal di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Sabtu, 18 Juli 2026.

"Dengan bantuan dan saling memberi dukungan antara partner juga pelatih membuat kami bisa tampil lebih percaya diri, lebih rileks," kata Fikri, dalam keterangan PBSI, dikutip dari Antara.

"Kuncinya di pukulan awal 1-2 nya, siapa yang bisa lebih pegang dialah yang bisa lebih mudah dapat poin," imbuhnya.

Fajar senang dengan pencapaiannya karena bisa secara dua kali beruntun menembus babak final turnamen BWF Super 750.

Terlebih setelah menumbangkan pasangan tuan rumah yang menurut Fajar akan memberikan tambahan motivasi berlebih.

Pada final Fajar/Fikri bersua ganda Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae.

"Besok sudah ditunggu Kim/Seo di final, sudah lama kami tidak berjumpa mereka, terakhir di French Open tahun lalu. Kami ingin mengukur bagaimana latihan kami selama ini untuk menghadapi pasangan nomor 1 dunia," ujar Fajar, dikutip dari Antara.

Sementara, langkah pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardhani terhenti di semifinal Japan Open 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Sabtu, 18 Juli 2026, Putri mengakui ketangguhan tunggal tuan rumah Jepang Akane Yamaguchi lewat drama rubber game 21-9, 16-21, 14-21.

"Untuk evaluasi, saya masih harus lebih meningkatkan daya tahan lagi," kata Putri KW dalam laman PBSI, dikutip dari Antara.

Putri mengakui pertandingan semifinal itu cukup melelahkan karena menguras tenaga, fisik dan mental.

Meski demikian, unggulan keenam dalam turnamen itu mengatakan peluangnya sangat besar untuk bisa membungkam Akane pada pertandingan itu.

"Sejujurnya saya merasa punya peluang menang tadi tapi sayang di gim kedua saya tidak bisa terus memepet dia menjelang akhir. Saat poin 16-16, Akane membuat banyak sekali spekulasi pada pukulan depan dan memperlambat tempo, itu membuat saya beberapa kali kaget," ungkap Putri KW.

"Di gim ketiga saya melakukan kesalahan beruntun di titik yang sama, sebelah kiri pertahanan Akane, cukup berpengaruh akhirnya ke sisa jalannya pertandingan," imbuhnya.

Meski terhenti di babak semifinal, Putri mengaku cukup puas dengan performanya dalam turnamen BWF Super 750 itu.

Menurut Putri, salah satu pencapaian yang cukup menjanjikan yakni mengandaskan tunggal China Wang Zhi Yi pada perempat final yang berlangsung Jumat.

"Saya belajar banyak dari hasil di Indonesia Open, dari sebulan persiapan itu saya benar-benar fokus di latihan. Hasilnya, saya merasa di sini saya bisa terus menunjukkan konsisten permainan dan daya juang yang lebih bagus dari sebelumnya," ungkap Putri mengenai performanya yang diyakini mengalami peningkatan dalam Japan Open 2026.

Dengan kekalahan Putri, asa tim bulu tangkis Indonesia di sektor tunggal putri pada Japan Open 2026 juga dipastikan telah berakhir karena tidak memiliki wakil lainnya.

0 comments

    Leave a Reply