DPR Tanggapi Kasus Korupsi Wamenaker, Sebut Praktik Pemerasan Perusahaan Ganggu Iklim Usaha dan Pertumbuhan Ekonomi | IVoox Indonesia

August 29, 2025

DPR Tanggapi Kasus Korupsi Wamenaker, Sebut Praktik Pemerasan Perusahaan Ganggu Iklim Usaha dan Pertumbuhan Ekonomi

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris. IVOOX.ID/doc DPR RI

IVOOX.id – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menyesalkan tertangkapnya Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait dugaan pemerasan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ia menilai praktik tersebut berdampak buruk terhadap dunia usaha.

"Kami menyesalkan terjadinya kasus ini. Dugaan adanya praktik pemerasan terhadap perusahaan dalam pengurusan perizinan tentu sangat mengganggu iklim usaha dan pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini sedang tertekan," kata Charles dalam keterangan resmi yang diterima ivoox.id Jumat (22/8/2025).

Charles menegaskan kasus Noel harus menjadi pelajaran penting bagi semua penyelenggara negara agar menjaga integritas. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah hukum yang ditempuh KPK.

"Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh penyelenggara negara untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya. Komisi IX mendukung penuh langkah penegakan hukum yang sedang dilakukan KPK di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan," ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, KPK secara resmi menetapkan Noel bersama 10 orang lainnya sebagai tersangka. Dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat sore (22/8/2025), Noel tampak tak kuasa menahan emosi. Ia menangis saat digiring menuju ruang konferensi pers dengan mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan bahwa dari belasan orang yang diamankan dalam OTT sejak Rabu malam, sebanyak 11 orang dinaikkan statusnya menjadi tersangka.

"Setelah melakukan pemeriksaan intensif dan gelar perkara, KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan menetapkan 11 orang sebagai tersangka. Salah satunya adalah saudara IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan) selaku Wamenaker," ujar Setyo.

Kasus dugaan pemerasan sertifikat K3 ini menambah daftar panjang pejabat publik yang tersandung perkara korupsi. Dukungan dari DPR terhadap KPK diharapkan memperkuat upaya pemberantasan korupsi, sekaligus menjadi peringatan bagi pejabat lain untuk tidak menyalahgunakan kewenangan.

0 comments

    Leave a Reply