DPR Janjikan Kawal Efisiensi Program MBG, Proyeksi Hemat Bisa Capai Rp70 Triliun | IVoox Indonesia

June 21, 2026

DPR Janjikan Kawal Efisiensi Program MBG, Proyeksi Hemat Bisa Capai Rp70 Triliun

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat konferensi pers usai menerima aspirasi mahasiswa di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (19/6/2026). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

IVOOX.id – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan komitmen DPR untuk mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar program tersebut berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Komitmen itu disampaikan Dasco saat menerima perwakilan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Dasco secara langsung membuka ruang dialog antara mahasiswa dan pemerintah. Ia bahkan menghubungi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang melalui telepon seluler di hadapan para mahasiswa guna menindaklanjuti aspirasi terkait pelaksanaan dan efisiensi Program MBG.

Melalui komunikasi itu, Dasco meminta penjelasan mengenai realisasi penghematan anggaran dari penghentian operasional dapur MBG pada hari libur, termasuk berbagai langkah efisiensi lain yang telah dilakukan BGN dalam pelaksanaan program tersebut.

“Hasil rapat kemarin harus dijalankan. Dapur yang tidak berjalan optimal atau tidak bermanfaat harus ditutup, begitu juga pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu harus diefisiensikan,” kata Dasco dalam keterangan resmi Jumat (19/6/2026).

Menurut Dasco, pengawasan terhadap program MBG tidak cukup hanya dilakukan melalui mekanisme formal di parlemen, tetapi juga perlu melibatkan partisipasi publik, termasuk mahasiswa, agar pengelolaan anggaran negara benar-benar diawasi secara terbuka dan bertanggung jawab. Ia menilai keterlibatan mahasiswa penting untuk memastikan program prioritas pemerintah tersebut benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan bahwa langkah efisiensi yang telah dijalankan lembaganya, termasuk penghentian operasional pada hari libur dan penataan pelaksanaan program, telah menghasilkan penghematan anggaran sekitar Rp46 triliun. Menurutnya, angka tersebut masih dapat bertambah seiring penerapan kebijakan efisiensi lain hingga akhir tahun.

Ia menjelaskan, jika seluruh langkah efisiensi berjalan sesuai rencana, total penghematan anggaran MBG diperkirakan dapat mencapai sekitar Rp70 triliun sampai akhir 2026.

Menanggapi penjelasan tersebut, Dasco menegaskan bahwa penghematan anggaran harus dibarengi dengan pembenahan tata kelola program. Ia mengingatkan agar BGN menertibkan dapur-dapur MBG yang keberadaannya tidak sesuai kebutuhan riil di lapangan, sekaligus melakukan penyisiran ulang terhadap penerima manfaat agar distribusi program menjadi lebih tepat sasaran.

Menurut Dasco, penataan itu penting dilakukan karena keberadaan dapur yang melebihi kebutuhan berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran dalam jumlah besar. Berdasarkan informasi yang diterimanya, pemborosan akibat dapur yang tidak sesuai kebutuhan dapat mencapai sekitar Rp1 triliun setiap bulan.

“Pengawasan DPR berjalan, sementara BGN juga bekerja keras melakukan efisiensi untuk menyelamatkan anggaran negara. Langkah-langkah perbaikan seperti ini harus terus dilanjutkan,” kata Dasco.

Ia menambahkan, DPR akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan Program MBG agar setiap anggaran yang digelontorkan negara benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

0 comments

    Leave a Reply