Diterpa Isu Match Fixing, BWF Kirim Aturan untuk Dipelajari Atlet | IVoox Indonesia

August 13, 2026

Diterpa Isu Match Fixing, BWF Kirim Aturan untuk Dipelajari Atlet

Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi (kiri) dan Nita Violina Marwah
Arsip - Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi (kiri) dan Nita Violina Marwah (kanan) pada babak 32 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). ANTARA FOTO/Fauzan/tom.

IVOOX.id – Federasi Bulu Tangkis Dunia (BW) mengirim aturan integritas untuk dipelajari atlet Indonesia imbas dugaan pengaturan pertandingan atau match fixing, demikian diungkapkan pebulu tangkis Indonesia Amri Syahnawi.

"Ya selalu diperingatkan ya, terus juga terakhir berapa minggu lalu gitu, dikirim aturan baru ya, maksudnya dari BWF ke kami, buat ya untuk dipelajari lagi, karena banyak banget dan memang harus kami teliti lah, harus hati-hati," kata Amri kepada pewarta di Jakarta, Rabu (12/8/2026), dikutip dari Antara.

Saat ini BWF tengah melakukan penyelidikan terkait kasus pelanggaran integritas yang menyeret nama-nama atlet Indonesia diduga terlibat dalam match fixing.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) saat ini tengah menyelidiki kasus dugaan pelanggaran integritas yang dilakukan oleh beberapa pebulu tangkis dalam sejumlah pertandingan.

Meski belum ada nama atlet yang masuk dalam laporan pelanggaran BWF, namun nama-nama Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil yang mundur dari Kejuaraan Dunia 2026 turut memunculkan spekulasi di kalangan penggemar mengenai kemungkinan kaitannya dengan isu pengaturan pertandingan.

Imbas atas dugaan tersebut, BWF mengirimkan aturan integritas untuk dicermati ulang oleh atlet Indonesia.

Amri mengatakan materi tersebut diberikan dalam bentuk dokumen. Setelah itu, para pelatih akan memberikan arahan agar para atlet memahami lebih dalam soal regulasi yang ada.

"Iya itu dijelaskan kok, dijelaskan terus juga selalu diingatkan dari pelatih hari-hari juga, terus dikasih PDF gitu kan kita disuruh pelajari. Nanti ada arahan lagi dari pelatih diingatkan terus setiap hari, setiap datang sama pelatih," ungkap Amri.

Nita Violina Marwah mengungkapkan bahwa pelatih berperan sebagai perpanjangan tangan dari pengurus PBSI untuk mengingatkan soal aturan integritas.

"Jadi mungkin kami diingatkan dari pelatih, mungkin pengurus lewat pelatih, jadi pelatih ke atletnya gitu sih," tutur Nita, dikutip dari Antara.

Terpisah, pebulu tangkis ganda putra Indonesia Raymond Indra memastikan isu pengaturan pertandingan atau match fixing tak mengganggu program pemusatan latihan nasional (pelatnas) PBSI.

"Oh suasana (Pelatnas PBSI) mah biasa-biasa aja sih sebenarnya," kata Raymond kepada pewarta di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (12/8/2026), dikutip dari Antara.

Mengenai kasus pelanggaran ini, Raymond mengaku tidak ingin mengambil pusing karena sudah ditangani oleh pihak yang berwenang.

Walau demikian, pasangan ganda dari Nikolaus Joaquin tersebut menilai bahwa dengan adanya dugaan kasus yang menyeret nama-nama pebulu tangkis Indonesia ini juga menjadi pelajaran berharga baginya. Senada, Joaquin juga akan mengambil hikmah dari dugaan kasus pelanggaran integritas tersebut.

"Ya pelajaran aja juga buat kami. Ya kalau menurut saya kan kita jadi atlet juga bukan cari itu sih sebenarnya kalau saya," tutur Raymond.

"Sama," timpal Joaquin, dikutip dari Antara.

Saat ini Raymond/Joaquin tengah dalam persiapan menatap Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang berlangsung di Arena Indira Gandhi, New Delhi mulai 17-23 Agustus mendatang.

Sementara, pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi mengungkapkan kondisi saat ini di pelatnas berjalan dengan normal tanpa mengganggu program latihan yang telah diterapkan oleh tim kepelatihan.

"Suasananya mah biasa-biasa aja sih sebenarnya. Ya pelajaran aja juga buat kami. Ya kalau menurut saya kan kami jadi atlet juga bukan cari (keuntungan) itu sih sebenarnya kalau saya," kata Amri saat ditemui pewarta di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (12/8/2026), dikutip dari Antara.

"Suasananya sih sebenarnya sama aja ya, maksudnya enggak ada yang gimana-gimana. Kami lebih fokus sama persiapan kita di Kejuaraan Dunia aja ya," kata Amri mengenai kondisi di pelatnas yang lebih fokus untuk menatap gelaran Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Amri yang berpasangan dengan Nita Violina Marwah akan menatap Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang berlangsung di Arena Indira Gandhi, New Delhi mulai 17-23 Agustus mendatang.

Ganda peringkat 18 dunia tersebut mengaku telah menjalani persiapan yang cukup matang untuk bisa tampil di kejuaraan dunia yang telah memasuki edisi ke-30 tersebut.

0 comments

    Leave a Reply