Demo Pemuda Pancasila Ricuh hingga Junimart Minta Maaf | IVoox Indonesia

August 29, 2025

Demo Pemuda Pancasila Ricuh hingga Junimart Minta Maaf

junimart
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang

IVOOX.id, Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang meminta maaf kepada keluarga besar Pemuda Pancasila (PP) terkait dengan pernyataan mengenai organisasi tersebut.

"Namun, apabila saya dipersalahkan karena tanggapan itu, sebagai manusia beriman saya minta maaf kepada keluarga PP," kata Junimart saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (25/11).

Junimart mengatakan hal itu terkait dengan pernyataannya yang meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menertibkan ormas yang sering terlibat bentrokan.

Menurut dia, sebenarnya PP tidak utuh membaca tanggapan dirinya terkait dengan insiden bentrokan ormas di Ciledug, Kota Tangerang dan hubungannya dengan Kemendagri.

Junimart menegaskan bahwa tidak ada pernyataan dirinya yang meminta Kemendagri membubarkan PP

"Tidak ada pernyataan saya yang menyatakan agar Kemendagri membubarkan PP sebagai ormas yang berskala nasional," ujarnya.

Permintaan maaf yang disampaikannya itu, kata dia, karena menjunjung tinggi kedamaian antarsesama sehingga meminta maaf kepada keluarga besar PP.

"Ini bukan masalah protes, melainkan menjunjung asas perdamian sesuai dengan Pancasila," katanya.

Sebelumnya massa anggota PP melakukan aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Mereka menuntut Politikus PDIP Junimart Girsang meminta maaf atas pernyataannya yang meminta Kemendagri menertibkan ormas-ormas.

Demo yang semula damai berubah ricuh. Massa menutup jalan, polisi coba meminta massa untuk membuka jalan karena mengganggu lalu lintas.

Tak hanya itu, massa juga memaksa masuk ke gedung DPR. Polisi terpaksa menghalau mereka masuk. Terjadilah keributan. Massa mengejar polisi, polisi membubarkan paksa massa.

Bahkan ada anggota polisi menjadi korban penganiayaan dalam demo itu.

Polisi bergerak cepat menangkap para pelaku demo ricuh itu. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol E Zulpan menyebutkan 20 orang telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut.

“Dalam demo, tadi kita mengamankan 20 orang yang sudah dibawa ke Polda Metro,” jelasnya pada wartawan, Kamis (25/11).

Dari 20 orang tersebut, Zulpan menjelaskan, terdapat sembilan orang yang sudah ditetapkan menjadi tersangka karena membawa senjata tajam.

0 comments

    Leave a Reply