DEFEND ID Bukukan Laba Bersih Rp913 Miliar | IVoox Indonesia

July 29, 2026

DEFEND ID Bukukan Laba Bersih Rp913 Miliar

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) DEFEND ID
Suasana Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) DEFEND ID Tahun Buku 2025 yang digelar di Bandung, Jabar, Selasa (26/5/2026) dengan dihadiri Badan Pengelola (BP) BUMN dan PT Danantara Asset Management selaku pemegang saham. ANTARA/HO-DEFEND ID

IVOOX.id – Holding BUMN industri pertahanan, DEFEND ID membukukan laba bersih konsolidasian mencapai Rp913,05 miliar, atau naik sebesar 430,1 persen pada tahun buku 2025. Pertumbuhan eksponensial dari laba tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp172,24 miliar ini dipicu oleh efisiensi operasional dan optimalisasi proyek strategis nasional.

Capaian performa keuangan tersebut resmi ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) tahun buku 2025 yang digelar di Bandung, Selasa, 26 Mei 2026, dengan dihadiri Badan Pengelola (BP) BUMN dan PT Danantara Asset Management selaku pemegang saham.

Sepanjang 2025, holding yang mengintegrasikan kapabilitas industri matra darat, laut, udara, amunisi, hingga elektronika pertahanan ini mengantongi total nilai kontrak raksasa sebesar Rp113,85 triliun. Jumlah tersebut ditopang oleh kontrak bawaan (carry over) senilai Rp94,78 triliun dan perolehan kontrak baru sebesar Rp19,07 triliun.

Struktur fundamental perusahaan juga mencatatkan penguatan signifikan.

Nilai aset DEFEND ID melonjak 18,3 persen menjadi Rp66,05 triliun, diiringi pertumbuhan ekuitas sebesar 8,2 persen ke angka Rp15,23 triliun.

Berdasarkan hasil evaluasi, tingkat kesehatan keuangan holding berada pada kategori BBB+ dengan pendapatan usaha riil menyentuh Rp20,71 triliun.

Kekuatan manufaktur holding ini didukung penuh oleh 11.022 sumber daya manusia, dengan porsi lebih dari 60 persen ditempatkan khusus di bidang produksi dan teknis (engineering).

Menyikapi tren positif ini, PT Len Industri (Persero) DEFEND ID menegaskan arah baru korporasi melalui cetak biru "Astacita Len Industri".

Fokus tersebut diarahkan pada penguasaan delapan teknologi masa depan, meliputi kecerdasan buatan (artificial intelligence), semikonduktor, sistem komando dan kendali (command & control system), radar, perang elektronik, siber, satelit, elektro-optik, hingga sistem otonom (autonomous system).

Direktur Utama Len Industri DEFEND ID Joga Dharma Setiawan menyampaikan bahwa capaian perusahaan sepanjang tahun 2025 menjadi fondasi penting dalam memperkuat posisi Len sebagai perusahaan teknologi strategis nasional.

"Kinerja positif yang berhasil dicapai pada tahun 2025 merupakan hasil dari transformasi bisnis, penguatan sinergi ekosistem industri pertahanan, serta komitmen seluruh insan perusahaan dalam mendorong kemandirian teknologi nasional," kata Joga dalam keterangannya Rabu (27/5/2026), dikutip dari Antara.

Melalui Astacita Len Industri, lanjut Joga, Len terus memperkuat penguasaan teknologi masa depan guna mendukung daya saing industri nasional dan ketahanan negara.

0 comments

    Leave a Reply