Danantara Rencanakan Pembentukan Aviation Leasing | IVoox Indonesia

June 20, 2026

Danantara Rencanakan Pembentukan Aviation Leasing

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria
Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria ditemui di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (10/6/2026) (ANTARA/AMuzdaffar Fauzan)

IVOOX.id – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara meyakini rencana pembentukan perusahaan pembiayaan aviation leasing fund akan memberikan banyak manfaat. Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menjelaskan pembentukan perusahaan leasing penerbangan masih dalam tahap kajian mendalam.

Menurut dia, seiring dengan proyeksi pertumbuhan penerbangan Indonesia ke depan, kepemilikan perusahaan leasing sendiri dinilai dapat menjadi opsi yang lebih efektif.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final terkait pembentukan perusahaan leasing tersebut. Oleh karena itu, seluruh aspek bisnis masih terus dievaluasi untuk memastikan skema yang dipilih memberikan manfaat optimal.

“Sedang dijajaki possibility untuk kita memiliki leasing company sendiri. Karena dengan pengembangan nanti Garuda Indonesia ke depan, itu akan lebih efektif bagi kita untuk memiliki itu. Ini sedang dikaji, tapi semuanya harus hati-hati, dikaji dengan baik. Dikaji mana pilihan terbaik, itu yang akan kita lakukan,” ujar Dony di Jakarta, Rabu (10/6/2026), dikutip dari Antara.

Menurut Dony, apabila nantinya perusahaan leasing tersebut terbentuk maka operasionalnya akan berjalan sebagaimana perusahaan leasing pada umumnya.

“Kalau itu menjadi perusahaan leasing, tentu dia berjalan sebagaimana perusahaan leasing, tapi itu masih dikaji,” katanya.

“Leasing itu adalah financingnya. Jadi yang beli Garuda tapi pembiayaannya dilakukan oleh leasing company,” ujarnya lagi.

Ia menilai pola pembiayaan seperti itu dapat memperkuat kondisi keuangan maskapai, terutama bagi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, sekaligus menciptakan manfaat yang lebih luas bagi sektor jasa keuangan.

“Ini juga bermanfaat, nanti banyak manfaatnya. Terutama sekali untuk sektor keuangan, untuk keuangannya Garuda. Dengan pola leasing seperti ini akan jauh lebih baik buat Garuda Indonesia,” kata Dony.

Sebelumnya, PT Danantara Investment Management (DIM), SMBC Aviation Capital dan Mandiri Investment Management mengumumkan perjanjian kerja sama untuk pengembangan Mandiri Aviation Leasing Fund, yaitu platform investasi aviation leasing pertama Indonesia yang memiliki nilai portfolio awal sekitar 800 juta dolar AS.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir mengatakan kemitraan ini merupakan langkah penting dalam partisipasi Indonesia di ekosistem pembiayaan penerbangan global.

“Dengan menjadi mitra utama dalam inisiatif ini bersama SMBC Aviation Capital dan Mandiri Investment Management, Danantara berinvestasi di platform kelas dunia, yang memberikan imbal hasil optimal sekaligus membangun kapabilitas strategis bagi Indonesia,” ujar Pandu dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (1/4/2026), dikutip dari Antara.

Chief Commercial Officer SMBC Aviation Capital Barry Flannery mengatakan sangat senang dapat menjalin kemitraan strategis ini, yang akan membantu memajukan ekosistem penerbangan di Indonesia sekaligus di luar negeri.

“Melalui kerja sama erat dengan Mandiri dan Danantara, kami berharap dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang, inovasi dan kolaborasi di seluruh sektor ini,” ujar Barry dikutip dari Antara.

Chief Executive Officer (CEO) Mandiri Investment Management Baskoro Adi mengatakan kemitraan ini mencerminkan komitmen untuk mengembangkan solusi investasi inovatif, yang menghubungkan investor global dengan aset penerbangan berkualitas tinggi.

“Kami bangga dapat bekerja sama dengan SMBC Aviation Capital, dengan dukungan DIM, untuk membentuk platform investasi aviation leasing pertama di Indonesia, yang memberikan imbal hasil menarik dengan mempertimbangkan risiko sekaligus memposisikan kawasan ini sebagai pemain baru di pasar aviation leasing global.” ujar Baskoro, dikutip dari Antara.

Mandiri Aviation Leasing Fund menggabungkan tiga keunggulan dari masing-masing pihak yang saling melengkapi, diantaranya peran DIM sebagai investor strategis.

0 comments

    Leave a Reply