Dana Kredit Belum Tersalurkan Capai Rp2.551 Triliun per April 2026

IVOOX.id – Bank Indonesia (BI) mencatat hingga April 2026, fasilitas pinjaman yang belum digunakan (undisbursed loan) mencapai Rp2.551,42 triliun atau sekitar 22,57 persen dari total plafon kredit yang tersedia.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kondisi ini menunjukkan kapasitas pembiayaan perbankan masih sangat memadai untuk menopang ekspansi usaha, investasi, hingga konsumsi masyarakat.
"Peran kredit perbankan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi perlu terus diperkuat," kata Perry dalam konferensi pers, Kamis (21/5/2026).
Perry menyampaikan, berdasarkan catatan BI kredit perbankan pada April 2026 tumbuh sebesar 9,98 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada Maret 2026 sebesar 9,49 persen (yoy).
Berdasarkan kelompok penggunaan, perkembangan ini didukung oleh kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi yang pada April 2026 masing-masing tumbuh sebesar 19,48 persen (yoy), 6,04 persen (yoy), dan 6,13 persen (yoy).
"Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan kredit 2026 tetap terjaga pada kisaran 8-12 persen," katanya.
Menurut Perry efisiensi suku bunga perbankan juga dapat ditingkatkan, dimana pada April 2026 suku bunga kredit tercatat sebesar 8,73 persen dan suku bunga deposito 1 bulan sebesar 4,16 persen. Ke depan, BI kata ia terus memperkuat implementasi kebijakan makroprudensial yang akomodatif antara lain melalui penguatan kebijakan RIM dan KLM untuk terus mendukung penyaluran kredit/pembiayaan perbankan.
"Koordinasi dengan Pemerintah dan KSSK juga terus diperkuat untuk memperbaiki struktur suku bunga dan mendorong pertumbuhan kredit/pembiayaan perbankan tersebut," ujarnya.


0 comments