CdM Indonesia Todotua Pasaribu Menjadi Pembawa Obor dalam Rangkaian Torch Relay Asian Games 2026

IVOOX.id – Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu mendapat kesempatan membawa obor dalam rangkaian torch relay Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Hisaya-Odori Park, Nagoya, Jepang, Kamis, 17 September 2026.
Todotua menjadi perwakilan Indonesia dalam kegiatan yang mempertemukan CdM dari sejumlah negara peserta Asian Games tersebut. Ia berlari sejauh 100 meter sebelum menyerahkan obor kepada pelari berikutnya.
"Jadi, hari ini dari tim panitia Asian Games, mengadakan Torch Relay dan Indonesia menjadi salah satu yang dipilih mengikuti agenda tersebut. Bagi kami, ini adalah bentuk Imagine One Asia, di mana perwakilan CdM dari beberapa negara berkumpul dalam satu simbol, yaitu api obor," kata Todotua dalam keterangan di Nagoya, dikutip dari Antara.
Menurut dia, api obor menjadi simbol semangat persatuan negara-negara Asia sekaligus menandai semakin dekatnya pelaksanaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Todotua mengatakan Indonesia menyambut positif kesempatan yang diberikan panitia untuk menjadi salah satu negara yang mengikuti rangkaian Torch Relay tersebut.
"Tentunya kita sangat berbahagia bisa menjadi bagian dari agenda ini. Beberapa hari ini yang kita lihat, persiapan semakin membaik. Panitia Asian Games juga terus melakukan perbaikan terhadap berbagai hal yang sebelumnya menjadi perhatian, termasuk beberapa keluhan dan kendala yang muncul," kata Todotua.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun semangat bersama menjelang dimulainya pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Todotua berharap keikutsertaan Indonesia dalam torch relay dapat turut membangkitkan semangat para atlet dan ofisial Tim Indonesia yang akan segera menjalani pertandingan.
"Harapannya ke depan, tim atlet dan ofisial kita bisa semakin maksimal dalam menghadapi pertandingan di Asian Games ini," ujar Todotua.
Torch relay merupakan salah satu rangkaian kegiatan menjelang pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Bagi tim Indonesia, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perjalanan menuju dimulainya perjuangan para atlet Merah Putih di ajang olahraga multicabang terbesar di Asia tersebut.
Bandara Nagoya Semarak Sambut Kontingen Asian Games 2026
Bandar Udara Internasional Chubu Centrair di Nagoya, Jepang, tampil semarak menyambut kedatangan kontingen dari berbagai negara yang akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Berbagai ornamen Asian Games menghiasi area kedatangan bandara, mulai dari maskot resmi Aichi-Nagoya 2026, Honohon, hingga siluet cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.
"Rute bandara jadi lebih banyak, tadi saja saya sudah tiga kali bolak balik bandara-Nagoya. Ini yang ketiga, habis ini masih ada yang harus dijemput," ujar Baim saat menjemput di Bandara Internasional Chubu Centrair, Kamis (17/9/2026), dikutip dari Antara.
Baim merupakan pengemudi asal Indonesia. Ia mengatakan peningkatan perjalanan menuju bandara turut dirasakannya menjelang pelaksanaan Asian Games.
Nuansa Asian Games tampak kuat di sepanjang area kedatangan. Gambar Honohon terpampang di sejumlah dinding, berdampingan dengan deretan siluet cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
Honohon merupakan maskot Asian Games ke-20 yang terinspirasi dari semangat dan gairah para atlet serta dipadukan dengan unsur Shachihoko, figur tradisional yang menjadi salah satu simbol Aichi-Nagoya.
Maskot tersebut memiliki mata berukuran besar dengan telinga menyerupai Shachihoko. Honohon dirancang untuk merepresentasikan atlet, pendukung, sekaligus penyemangat bagi para peserta Asian Games.
Di area pengambilan bagasi, boneka Honohon ditempatkan di sekitar belt untuk mempercantik sekaligus memperkuat suasana penyambutan. Troli penumpang juga dihiasi tulisan "Aichi-Nagoya 2026".
Sejumlah sukarelawan terlihat berjaga di pintu kedatangan untuk membantu para peserta. Mereka mengarahkan kontingen menuju meja pengaktifan kartu akreditasi, termasuk awak media yang datang untuk meliput Asian Games.
Suasana di Narita terpantau lebih padat, terutama di area imigrasi.
Bandara Internasional Chubu Centrair menjadi salah satu pintu masuk utama bagi peserta dan pendukung Asian Games yang akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.


0 comments