Campak dan Rubella Menyebar Cepat Di Dunia

IVOOX.id, Jakarta – Bukan hanya di Indonesia saja, Dunia juga bergerak mengangkal Campak dan Rubella menyebar cepat di Dunia. Mari kenali penyebab dan cara menangkalnya.

Setiap tahunnya 10.000 Bayi terlahir dengan cacat bawaan akibat campak dan Rubella yang dikenal sebagai Congenital Rubella Syndrome (CRS). Kondisi ini terjadi diakibatkan bayi terpapar lewat ibu yang terkena kasus Campak dan Rubella. Ibu hamil rawan terdampak Campak dan Rubella jika belum diberikan vaksin MR.

Hingga tahun 2016 masih ada 20,8 Juta Bayi yang belum menerima vaksin MR. Dari jumlah tersebut 50% nya berada di 6 negara saja. Nigeria 3,3 Juta, India 2,9 Juta, Pakistan 2,0 Juta, Indonesia 1,1 Juta, Ethopia 0,9 Juta dan DR Congo 0,7 Juta.

Campak dan Rubella merupakan salah satu penyebab kematian pada anak di dunia. Melawan Campak dan Rubella berarti memberikan perlindungan kepada anak-anak. Tantangan memberantas Campak dan Rubella bukan hanya penyakitnya saja, akan tetapi juga memberantas kemiskinan dan ketidaktahuan.

Ironis memang ketika biaya imunisasi untuk menagkal Campak dan Rubella hanya membutuhkan biaya kurang lebih 2 Dolar per anak. Vaksinasi sudah melindungan 20,4 Juta anak di dunia pada periode 2000 – 2016.

Status Campak dan Rubella di Indonesia memasuki kondisi mendesak dan berbahaya jika tidak dilakukan imunisasi MR, maka dampak dari kedua penyakit akan menjadi ancaman dan beban berat bagi Indonesia. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2015, Indonesia termasuk 10 negara dengan jumlah kasus campak terbesar di dunia.

Hingga saat ini belum ada satu pun pengobatan yang dapat mematikan virus rubella yang masuk ke dalam tubuh seseorang. Imunisasi merupakan satu-satunya upaya yang bisa dilakukan dan paling efektif untuk mencegah penyakit ini.