Cahaya Takwa Dibalik Asrama Sekolah Rakyat | IVoox Indonesia

April 29, 2026

Cahaya Takwa Dibalik Asrama Sekolah Rakyat

Cahaya Takwa Dibalik Asrama Sekolah Rakyat

IVOOX.id - Semarak Ramadhan tidak hanya menggema di masjid-masjid raya. Di balik bangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 37 Serang, semangat menjalankan ibadah pada Bulan Suci juga terasa kuat dalam keseharian para siswa yang tinggal di asrama.


Di sekolah tersebut, sebanyak 94 siswa tingkat SD dan SMP tidak hanya menjalani kegiatan belajar mengajar seperti biasa, tetapi juga ditempa untuk memahami makna puasa secara lebih mendalam.

Bagi mereka, Ramadhan di sekolah berasrama ini bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, bulan suci menjadi momentum untuk belajar tentang kebersamaan, kemandirian, serta perjuangan mengendalikan diri. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan karakter yang ditanamkan sejak dini.

Selama satu bulan penuh, ritme kegiatan akademik pun disesuaikan agar memberikan ruang lebih luas bagi penguatan spiritual. Para siswa juga menjalani aktivitas tanpa telepon pintar. Jam masuk sekolah yang biasanya dimulai pukul 07.00 WIB digeser menjadi pukul 08.00 WIB, sementara durasi belajar di kelas dipersingkat hingga menjelang waktu Dzuhur.

Sisa waktu yang tersedia dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan yang menitikberatkan pada pembinaan ibadah anak. Kegiatan tersebut antara lain pembiasaan Shalat Dhuha berjamaah, murajaah atau pengulangan hafalan surah-surah pendek, pembacaan selawat Nabi, hingga penyampaian ceramah agama.

Setiap aktivitas spiritual para siswa dipantau secara saksama melalui sebuah buku Jurnal Ibadah Harian Ramadhan. Melalui jurnal tersebut, pihak sekolah memonitor berbagai kegiatan ibadah anak, mulai dari pelaksanaan shalat wajib lima waktu, tarawih, hafalan Al Quran, hingga perilaku baik selama bulan suci.

Catatan tersebut nantinya menjadi bagian dari penilaian rapor asrama yang menilai kemandirian serta kebiasaan positif para siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Upaya pembentukan karakter ini tidak berhenti pada hari sekolah. Saat akhir pekan tiba, yang biasanya identik dengan waktu bersantai, para siswa justru diajak bergotong royong membersihkan lingkungan asrama. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menanamkan nilai kebersihan sekaligus membangun rasa tanggung jawab terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.

Menjelang waktu Maghrib, anak-anak mulai duduk rapi menunggu waktu berbuka. Senyum semringah kembali menghiasi wajah-wajah yang tampak lelah setelah menjalani rangkaian kegiatan seharian, ketika mereka bersama-sama menikmati hidangan berbuka puasa.

Proses pembelajaran spiritual ini tentu tidak lepas dari dinamika khas anak-anak. Sesekali tampak pemandangan yang mengundang senyum sekaligus haru ketika ada siswa yang tertidur lelap di atas hamparan karpet masjid karena tak kuasa menahan kantuk saat mengikuti Shalat Tarawih hingga malam hari.

Kedisiplinan yang dibangun selama tinggal di asrama juga dijaga oleh 10 orang wali asuh yang berperan sebagai pengganti orang tua selama para siswa berada di lingkungan sekolah. Untuk menjaga kekhusyukan ibadah selama Ramadhan, pihak sekolah juga meniadakan sementara jadwal kunjungan rutin orang tua dan menggabungkannya dengan waktu penjemputan menjelang libur Idul Fitri.

Sebelum para siswa pulang ke rumah masing-masing, orang tua juga diberikan arahan khusus agar turut memantau dan menjaga kebiasaan baik yang telah dibentuk selama di sekolah. Dengan demikian, nilai-nilai yang telah ditanamkan tidak berhenti ketika anak-anak kembali ke lingkungan keluarga.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 37 Serang, Ria Sepriani, menegaskan pembinaan terhadap para siswa tidak berhenti ketika mereka meninggalkan asrama.

“Kementerian Sosial tidak lepas tanggung jawab. Nanti ada kunjungan ke rumah dari wali asuh untuk mengecek sejauh mana perkembangan siswa di rumah, sekaligus memastikan kebiasaan ibadah dan perilaku sosial yang baik selama di asrama tetap dilakukan,” ujarnya.

Foto & teks: M. Bagus Khoirunnas

Editor: R. Rekotomo


 

0 comments

    Leave a Reply