BPBD Babel Siaga Angin Kencang Dampak Fenomena El Nino | IVoox Indonesia

June 10, 2026

BPBD Babel Siaga Angin Kencang Dampak Fenomena El Nino

BPBD Provinsi Kepulauan Babel
BPBD Provinsi Kepulauan Babel imbau pengunjung objek wisata pantai waspadai air pasang laut tinggi. ANTARA/Aprionis

IVOOX.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyiagakan tim reaksi cepat mewaspadai angin kencang dan puting beliung dampak fenomena El Nino di daerah itu.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hujan disertai angin kencang ini, karena dapat membahayakan keselamatan," kata Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel Budi Utama di Pangkalpinang, Minggu (17/5/2026), dikutip dari Antara.

Ia mengatakan fenomena El Nino merupakan pemicu perubahan pola angin dan curah hujan ekstrem di Provinsi Kepulauan Babel yang diperkirakan terjadi hingga Juni 2026, sehingga dapat mengakibatkan pohon tumbang, kerusakan bangunan rumah, dan papan baliho tumbang diterjang angin kencang ini.

"Cuaca dalam dua hari ini tidak menentu yang mengalami perubahan cepat. Dalam kondisi cuaca panas terik tiba-tiba mendung dan hujan disertai angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang dan kerusakan rumah warga," ujarnya.

Ia mencontohkan beberapa waktu lalu ada tiga rumah warga yang rusak ditimpa pohon tumbang dan kerusakan atap rumah warga karena diterjang angin puting beliung di Kelurahan Kejaksaan, Kota Pangkalpinang ini. "Kalau hujan saja sudah biasa, namun jika disertai angin kencang ini yang harus diwaspadai karena dapat membahayakan keselamatan warga yang beraktivitas di luar rumah," katanya.

Ia mengimbau masyarakat tidak beraktivitas di luar rumah pada saat hujan disertai angin kencang, tidak berteduh di bawah pohon karena dapat membahayakan keselamatannya. Selain itu warga diimbau tidak memarkir kendaraan di bawah pohon, karena berpotensi ditimpa pohon tumbang akibat diterjang angin kencang ini.

"Kita tidak ingin terjadi lagi kejadian beberapa waktu lalu, dimana beberapa unit kendaraan warga yang diparkirkan di bawang pohon rusak akibat pohon tumbang," kata Budi Utama.

Nelayan Babel Diimbau Tidak Melaut hingga Juni

Budi Utama mengingatkan nelayan untuk sementara tidak melaut guna mewaspadai dampak fenomena El Nino yang memicu hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi di perairan daerah itu. "Selama fenomena El Mino ini diharapkan nelayan tidak melaut untuk menghindari kecelakaan kapal di laut," katanya.

Ia mengatakan perubahan cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino di perairan Kepulauan Babel diperkirakan terjadi hingga awal Juni 2026, sehingga masyarakat pesisir khususnya para nelayan untuk tidak beraktivitas mencari ikan di tengah laut. "Potensi kecelakaan kapal nelayan di tengah laut cukup tinggi, seperti kejadian beberapa waktu lalu kapal nelayan Bangka tenggelam akibat diterjang angin kencang," ujarnya.

Ia menyatakan perubahan cuaca ekstrem di perairan laut berlangsung cepat dan terjadi secara tiba-tiba yang sulit diprediksi, sehingga sangat membahayakan keselamatan para nelayan yang beraktivitas di tengah laut.

"Perubahan cuaca yang cepat ini harus diwaspadai para nelayan. Di saat kondisi cuaca tenang tiba-tiba saja hujan lebat disertai angin kencang yang memicu gelombang laut meningkat yang membahayakan keselamatan pelayaran, khususnya kapal nelayan tradisional di daerah ini," katanya.

Selama liburan akhir pekan ini pihaknya juga mengimbau pengunjung objek wisata pantai untuk berhati-hati dan selalu menjaga anak-anaknya bermain dan mandi di pantai.

"Kita bersama pengelola objek wisata pantai ini terus menyosialisasikan dan mengimbau para pengunjung tidak berenang di pantai jika kondisi cuaca tiba-tiba memburuk, karena dapat membahayakan keselamatannya," kata Budi Utama.

0 comments

    Leave a Reply