BPA Fair 2026 Resmi Dibuka, Kejaksaan Lelang 308 Aset Rampasan | IVoox Indonesia

May 19, 2026

BPA Fair 2026 Resmi Dibuka, Kejaksaan Lelang 308 Aset Rampasan

Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI, Kuntadi,
Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI, Kuntadi, berbicara dalam pembukaan kegiatan BPA Fair di Gedung BPA Kejaksaan RI, Jakarta Timur, Senin (18/5/2026). ANTARA/Nadia Putri Rahmani

IVOOX.id – Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI secara resmi membuka gelaran BPA Fair 2026 di Kantor Badan Pemulihan Aset. Dalam penyelenggaraannya, BPA Fair akan melelang sebanyak 308 aset dalam 245 lot dengan target 75 persen laku terjual agar setiap aset memberikan manfaat maksimal bagi keuangan negara.

Kepala BPA Kuntadi mengatakan, kegiatan BPA Fair ini menjadi momentum tonggak Sejarah baru pemulihan aset yang didasari oleh tiga pilar utama yakni transparansi, integritas dan akselerasi pemulihan aset.

 “Melalui pergelaran BPA Fair ini, masyarakat beserta seluruh pemangku kepentingan diajak untuk melihat secara langsung alur transparan pengurusan aset yang dikelola oleh negara. Penyelenggaraan BPA Fair ini didasari oleh tiga pilar utama yakni transparansi, integritas dan akselerasi penyelesaian aset,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Kuntadi mengatakan, sejak rangkaian Pre-Event Launching yang telah berlangsung pada hari Rabu 22 April 2026 hingga hari ini, proses pelelangan telah mencatat hasil diantaranya, lelang tanah di Jatake Kabupaten Tangerang dengan nilai limit sebesar Rp6.879.864.000 dan laku terjual sebesar Rp32.279.864.000 (naik 460% dari nilai limit).

Kemudian lelang minyak dengan nilai limit sebesar Rp879.087.831.400 dan laku terjual sebesar Rp914.587.831.400 (naik 1,04% dari nilai limit). Lelang sebidang tanah di Benoa Bali nilai limit sebesar Rp4.808.000.000 dan laku terjual sebesar Rp5.068.000.000 (naik 1,05% dari nilai limit).

Kuntadi menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh jajaran Kejaksaan RI dalam proses pemulihan aset tindak pidana. Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran Direktorat Jenderal Kekayaan Negara atas sinergitas yang solid dalam memastikan mekanisme lelang berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Terima kasih turut disampaikan kepada seluruh jajaran Himbara yang hadir sebagai mitra sekaligus bagian dari gerakan bersama menuju pemulihan ekonomi negara yang lebih kuat. Kepada seluruh peserta lelang dan masyarakat yang hadir, partisipasi yang diberikan merupakan kontribusi nyata bagi negara, karena semakin banyak yang berpartisipasi, maka semakin banyak aset yang akan terjual dan semakin besar manfaat yang dikembalikan kepada negara,” katanya.

Ia berharap BPA Fair ini bukan sekadar prestasi yang dirayakan, tetapi menjadi standar minimal yang harus terus ditingkatkan sebagai amanah dan tanggung jawab moral kepada masyarakat.

“Semoga kegiatan ini menjadi berkah bagi negara, menjadi titik tolak transformasi nyata Badan Pemulihan Aset, serta menjadi bukti bahwa Barang Rampasan dikelola dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

0 comments

    Leave a Reply