Bhayangkara Tumbangkan Persija 3-2 | IVoox Indonesia

April 8, 2026

Bhayangkara Tumbangkan Persija 3-2

Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC sedang merayakan gol pengunci kemenangan
Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC sedang merayakan gol pengunci kemenangan yang diciptakan oleh Moussa Sidebe. Bandarlampung, Minggu (5/4/2026). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

IVOOX.id – Dua gol Moussa Sidebe berhasil membawa Bhayangkara Presisi Lampung FC menumbangkan kesebelasan Ibu Kota Persija Jakarta 3-2, pada lanjutan Indonesia Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Minggu, 5 April 2026.

Mengutip Antara, pada pertandingan tersebut Moussa Sidibe mencetak gol pada menit 27 dan di masa tambahan waktu, untuk mengunci kemenangan Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster memuji Moussa Sidebe sebagai bintang besar seusai mencetak dua gol yang membuat timnya menang dramatis 3-2 dari Persija Jakarta.

"Sudah saya kira Sidibe akan bermain baik dan ia memiliki kualitas. Sidibe bagus dan bintang besar. Ini adalah laga besar baginya," kata Pelatih Bhayangkara tersebut di Bandarlampung, Minggu (5/4/2026), dikutip dari Antara.

Namun begitu, ia mengatakan bahwa Bhayangkara tidak hanya mengandalkan Moussa Sidebe, tetapi seluruh pemain dalam tim yang telah bekerja keras untuk memenangi setiap pertandingannya.

"Saya juga apresiasi Dendy Sulistyawan yang mencetak gol melalui tendangan bebas. Gol tendangan ini memang sering kami ulang setiap latihan," kata dia.

Paul Munster mengatakan bahwa melawan Persija Jakarta bukanlah pertandingan yang mudah karena mereka adalah tim yang kuat dan sulit.

"Hal itu terbukti di awal babak pertama kami dikejutkan gol cepat yang tidak diharapkan. Tapi kami terus berproses untuk memenangkan pertandingan ini," kata dia.

Sementara, pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza mengatakan kehilangan satu pemain di awal babak kedua membuat momentum kemenangan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC hilang.

"Jadi kurang satu pemain ini akan sangat berbeda yang terjadi. kartu merah yang didapatkan Jordi Amat pada menit 47 tidak wajar terjadi," katanya di Bandarlampung, Minggu (5/4/2026), dikutip dari Antara.

Menurutnya, bermain dengan 10 orang tentunya akan mempengaruhi permainan dan strategi yang dimainkan di lapangan. Di mana pada awal babak pertama Persija mencoba menerapkan strategi menyerang.

"Namun karena kehilangan satu pemain, kami akhirnya menerapkan strategi bertahan dan mencoba serangan balik," kata dia.

Ia mengatakan bahwa seluruh pemain telah berusaha dengan keras pada pertandingan ini, bahkan setelah gol pertama di awal babak pertama, Persija terus mencoba mencari tambahan gol namun hal itu tidak terjadi.

"Babak pertama mungkin kami bisa cetak lebih dari satu gol tapi tim hal itu tidak terjadi. Tentu ini hasil yang tidak kami inginkan," katanya.

Mauricio Souza pun menegaskan bahwa Persija akan tetap bersaing dalam perebutan tempat pertama hingga liga Indonesia Super League berakhir.

"Kami memang tertinggal poin dari posisi satu dan dua, tapi saya tidak ragu tim ini mau jadi juara, maka untuk itu kami tidak boleh kehilangan poin lagi seperti laga hari ini," katanya.

Pada babak pertama, Persija Jakarta yang berada di peringkat kedua klasemen sementara langsung berinisiatif melakukan serangan ke daerah pertahanan Bhayangkara.

Hasilnya satu menit pertandingan berjalan Rayhan Hanan berhasil menceploskan bola ke gawang Bhayangkara Presisi Lampung yang dikawal Aqil Savik.

Rayhan Hanan yang tak terkawal di dalam kotak penalti mampu menuntaskan umpan lambung yang dikirim oleh Allano.

Tertinggal 0-1 Bhayangkara masih belum bisa terlepas dari tekanan Macan Kemayoran hingga 15 menit pertama. Barulah di atas menit ke-20 tim tuan rumah bisa keluar dari tekanan.

Bhayangkara mencoba mencari peluang melalui tiga pemain depannya yakni, Doumbia, Sidibe dan Privat. Hasilnya pada menit 27 Sidibe mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Pada babak kedua menit 47, Persija harus bermain dengan 10 pemain setelah Jordi Amat dikartu merah oleh wasit setelah mendapat kartu kuning kedua.

Bhayangkara yang menang jumlah pemain berupaya menambah gol. Tetapi tim tamu lah yang menemukan gol kedua setelah tendangan bebas Fabio Calonego pada menit ke-62 berhasil merobek gawang Bhayangkara.

Tertinggal 2-1, Bhayangkara coba menambah tekanan ke Persija melalui berbagai serangan. Akhirnya Dendy Sulistyawan yang baru masuk mampu menceploskan bola ke gawang Persija melalui skema tendangan bebas pada menit 86 yang membuat kedudukan imbang 2-2.

Gol penentu kemenangan Bhayangkara diciptakan oleh Sidebe pada masa tambahan waktu. Pemain lincah itu menggiring bola dari sisi kanan, melewati beberapa pemain Persija sebelum mengeksekusi bola ke gawang Cyrus Margono.

Gol menit akhir tersebut membuat skor akhir Bhayangkara melawan Persija Jakarta menjadi 3-2. Atas hasil ini Bhayangkara naik ke posisi lima klasemen dengan poin 44 sementara sedangkan Persija Jakarta harus puas pada posisi ketiga.

0 comments

    Leave a Reply