Bhayangkara FC Raih Kemenangan Beruntun, Persis Solo Bertahan

IVOOX.id – Bhayangkara Presisi Lampung FC menggenapkan empat kemenangan beruntun di BRI Super League 2025/2026 setelah mempermalukan tuan rumah Dewa United Banten FC 2-0 di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Minggu, 1 Maret 2026.
Mengutip Antara, Bhayangkara yang diasuh pelatih Paul Munster sebelumnya menekuk dua tim asal Jawa Timur dalam laga tandang, yaitu Persebaya Surabaya 2-1 dan Persik Kediri 4-3. Setelah dua kemenangan itu, Bhayangkara menaklukkan Semen Padang 4-0 di kandang mereka sendiri.
Sebagai tuan rumah, Dewa lebih banyak menciptakan peluang. Alex Martins sudah mencetak gol pada menit ke-13, namun golnya dianulir wasit karena dirinya terjebak offside lebih dulu.
Pada menit ke-22 dan ke-24, Dewa mendapatkan peluang melalui kaki Vico Duarte, namun upayanya masih lemah di kesempatan pertama, lalu melambung pada kesempatan kedua saat ia mendapatkan umpan tarik dari Alexis Messidoro.
Ketika Bhayangkara mulai meredam serangan dari Dewa, tim berjuluk The Guardians itu mulai menemukan celah di pertahanan tuan rumah pada fase akhir babak pertama.
Umpan terbosan Ryo Matsumura berhasil menemukan Henry Doumbia. Striker asal Pantai Gading itu tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Dewa, Sonny Stevens.
Ia kemudian mencoba melewati Stevens sebelum menendang, namun penjaga gawang asal Belanda itu melanggarnya, yang membuahkan hadiah penalti untuk Bhayangkara pada menit ke-40.
Moussa Sidibe yang maju sebagai algojo penalti pun sukses menaklukkan Stevens dengan tendangan kerasnya. Ini merupakan gol kelima Sidibe setelah didatangkan Bhayangkara di putaran kedua.
Memasuki babak kedua, Dewa berupaya keras untuk mencari gol penyeimbang. Namun, situasi semakin sulit setelah tim tamu malah mencetak gol keduanya lewat gol Doumbia pada menit ke-59.
Doumbia tinggal menyontek bola setelah ia mendapatkan umpan dari Sidibe, yang sebelumnya melewati beberapa pemain Dewa.
Gol itu merupakan gol keempatnya bersama Bhayangkara setelah ia datang di putaran kedua. Semua golnya untuk Bhayangkara tercipta pada empat laga terakhir, dimana timnya itu menyapu bersih kemenangan.
Di sisa laga, Bhayangakara yang bermain lebih nyaman mengincar serangan balik dengan lebih membiarkan Dewa menguasai bola.
Di sisa waktu pertandingan, tak ada gol tambahan yang tercipta. Bhayangkara keluar sebagai pemenang untuk meraih tiga poin dalam empat laga beruntunnya, sementara Dewa gagal melanjutkan tren kemenangan mereka dalam tiga laga terakhir.
Kemenangan ini membuat Bhayangkara naik ke posisi kelima dengan 38 poin, menggeser PSIM Yogyakarta dan Persebaya. Di sisi lain, Dewa tetap di peringkat sembilan dengan 33 poin.
Persis Solo Menang Lawan Persik Kediri 2-1
Sementara, Persis Solo akhirnya meraih kemenangan pertamanya dalam laga kandang di BRI Super League 2025/2026 setelah mereka mengalahkan Persik Kediri 2-1 di Stadion Manahan, Solo, Minggu, 1 Maret 2026.
Mengutip Antara, kemenangan ini adalah kemenangan ketiga Persis yang membuat mereka tak menjadi juru kunci lagi, setelah naik ke peringkat 17 dengan 16 poin, poin yang sama dengan Semen Padang yang berada di posisi terakhir.
Berstatus sebagai tuan rumah, Persis yang sangat butuh kemenangan tampil menyerang sejak awal laga. Gol mereka kemudian lahir pada menit ke-23 saat Bruno Gomes menyambut bola umpan Dimitri dari sisi kanan.
Keunggulan Persis tak bertahan lama. Pasalnya, delapan menit kemudian Persik menyamakan kedudukan lewat gol Jose Enrique, yang mencetak gol kesepuluhnya untuk tim Macan Putih musim ini. Gol Enrique menutup babak pertama dengan skor 1-1.
Pada babak kedua, Persis yang berjuluk Laskar Sambernyawa itu berupaya untuk mencari gol kedua, demi mendapatkan kemenangan. Namun, hingga memasuki 10 menit terakhir laga, tak ada gol yang berhasil mereka ciptakan.
Sebaliknya, Persik malah mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-84 saat pemain Persis, Althaf Indie, dianggap sengaja menghalau bola di depan gawang dengan tangannya.
Ezra Walian yang maju sebagai penendang gagal melakukan tugasnya dengan baik setelah tendangannya dibaca dan ditepis oleh Muhammad Riyandi yang masuk di babak kedua menggantikan Vukasin Vranes.
Momentum pun berbalik kepada Persis, dimana pada dua menit berselang mereka berhasil memanfaatkannya dengan gol kedua yang dicetak oleh Roman Paparyha lewat tendangan lob yang mengecoh kiper Persik, Leonardo Navacchio.
Di sisa laga, Persis yang bermain dengan 10 pemain karena Althaf diusir wasit, mampu mempertahankan kemenangan dengan skor 2-1. Mereka kini naik ke peringkat 17 dengan hanya terpaut tiga poin dari zona aman yang ditempati Persijap Jepara.
Klasemen di zona degradasi mungkin saja akan berubah setelah pada laga berikutnya Persis akan melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kamis, 5 Maret 2026.


0 comments