BGN Ungkap Penyebab Dana Operasional SPPG Tak Cair di Rekening Virtual Account | IVoox Indonesia

BGN Ungkap Penyebab Dana Operasional SPPG Tak Cair di Rekening Virtual Account

Juru Bicara BGN Tysa Novenny
Juru Bicara BGN Tysa Novenny. IVOOX.ID/doc BGN

IVOOX.id – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap sejumlah faktor yang menyebabkan dana operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak cair ke rekening virtual account. Persoalan tersebut berkaitan dengan pelaporan penggunaan anggaran, kesesuaian data penerima manfaat, hingga kedisiplinan SPPG dalam mengelola dana.

Penjelasan ini disampaikan BGN menyusul laporan sejumlah SPPG yang mengaku belum dapat melayani penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dana operasional belum tersedia pada virtual account mereka.

Juru Bicara BGN Tysa Novenny menjelaskan, salah satu penyebab dana operasional tidak cair adalah SPPG yang bersangkutan tidak melaporkan penggunaan dana harian melalui Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN).

“Yang pertama, karena SPPG yang bersangkutan tidak melakukan pelaporan penggunaan dana harian dalam SIPGN atau Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional sebagai bentuk pertanggungjawaban keuangan,” kata Tysa dalam keterangan resmi yang diterima Ivoox.id pada Senin (26/10/2026).

Menurut Tysa, pelaporan penggunaan anggaran merupakan bagian dari mekanisme pertanggungjawaban keuangan. Melalui sistem tersebut, penggunaan dana dapat dipantau dan dievaluasi sehingga pencairan operasional berkaitan dengan kepatuhan SPPG terhadap ketentuan administrasi yang berlaku.

Faktor kedua adalah ketidaksesuaian data penerima manfaat yang dilayani SPPG dengan data yang telah ditetapkan. BGN mensyaratkan kesesuaian antara penerima manfaat di lapangan dan data SPS-2 atau Surat Penetapan Sementara Penerima Manfaat 2.

Ketentuan tersebut diperlukan untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan tepat sasaran dan penggunaan anggaran sesuai dengan perencanaan.

“Kemudian yang kedua, SPPG yang bersangkutan melayani penerima manfaat MBG yang tidak sesuai dengan data SPS-2, yaitu data Surat Penetapan Sementara Penerima Manfaat 2,” katanya.

Selain persoalan administrasi dan data penerima manfaat, dana operasional juga dapat tidak tersedia karena SPPG kehabisan anggaran. Kondisi tersebut, menurut Tysa, bisa terjadi akibat penggunaan dana yang tidak disiplin atau tidak sesuai dengan perhitungan sebelumnya.

“Atau bisa saja SPPG yang bersangkutan itu juga mengalami kehabisan dana karena tidak disiplin dalam penggunaan dana sebagaimana yang telah ditetapkan dan diperhitungkan sebelumnya,” ujar Tysa.

BGN menyoroti ketiga faktor tersebut sebagai penyebab dana operasional SPPG tidak tersedia pada virtual account. Pelaporan keuangan, kesesuaian data penerima manfaat, serta disiplin penggunaan anggaran menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program MBG.

0 comments

    Leave a Reply