BGN Gandeng Kemendikdasmen Perkuat Literasi Gizi untuk 658.300 Guru

IVOOX.id – Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memulai Kick-off Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru sebagai bagian dari penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan yang digelar pada Rabu, 12 Agustus 2026, tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas pemahaman mengenai gizi dan keamanan pangan di lingkungan satuan pendidikan.
Pada tahap awal, program menyasar 658.300 guru dan tenaga kependidikan yang tersebar di tiga provinsi. Rinciannya, sebanyak 53.831 orang berada di DKI Jakarta, 492.944 orang di Jawa Barat, dan 111.525 orang di Banten.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas komunikasi dan edukasi mengenai gizi serta keamanan pangan kepada guru di seluruh Indonesia.
“Hari ini adalah kick-off. Di tahap awal ini kami menyasar 658.300 guru yang tersebar di DKI, Jawa Barat, dan Banten. Untuk kemudian nanti kami perlebar sehingga dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kami bisa menjangkau 3,5 juta guru yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Ivoox.id Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, keberhasilan MBG tidak hanya bergantung pada penyediaan makanan bergizi bagi peserta didik. Pemahaman mengenai pentingnya gizi juga perlu ditanamkan melalui edukasi yang melibatkan guru sebagai salah satu pihak yang berinteraksi langsung dengan siswa.
“Bukan hanya kemudian menyediakan makan. Memang itu menjadi salah satu kegiatan kita yang paling besar, tapi sebetulnya tujuannya bukan hanya itu. Salah satunya adalah terkait literasi dan edukasi terkait gizi,” katanya.
Ia menilai guru memiliki posisi strategis dalam memastikan pesan mengenai gizi dapat diterima dan diterapkan oleh peserta didik. Karena itu, peningkatan kapasitas guru mengenai gizi dan keamanan pangan menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan program MBG.
Sementara itu, Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Mariman Darto menjelaskan, kegiatan kick-off tersebut akan dilanjutkan dengan rangkaian webinar secara bertahap. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan edukasi hingga menjangkau lebih banyak tenaga pendidik dan peserta didik penerima manfaat.
“Kick-off hari ini menjadi tahap awal yang selanjutnya akan diteruskan melalui webinar secara bertahap untuk memperluas jangkauan edukasi sekaligus memberikan dampak yang lebih luas kepada peserta didik, penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis,” ucap Mariman.
Mariman menambahkan, pemenuhan makanan bergizi perlu berjalan beriringan dengan peningkatan pemahaman tentang gizi seimbang, keamanan pangan, kebersihan, dan pola hidup sehat di lingkungan sekolah.
“Para guru memiliki peran strategis dalam mendampingi peserta didik, memberikan edukasi tentang gizi seimbang dan keamanan pangan, menanamkan kebiasaan hidup bersih, serta bagaimana adab makan, sekaligus menjadi penghubung antara sekolah, peserta didik, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya,” ujar Mariman.


0 comments