Basarnas: Jenazah Korban Helikopter PK-CFX Diserahkan pada Keluarga | IVoox Indonesia

April 17, 2026

Basarnas: Jenazah Korban Helikopter PK-CFX Diserahkan pada Keluarga

kantong jenazah di bandara Supadio Pontianak
Personel Batalyon Komando 466 Pasukan Gerak Cepat (Yonko 466 Pasgat) mengangkat kantong jenazah di bandara Supadio Pontianak. ANTARA/HO-Landud Supadio

IVOOX.id – Basarnas menyatakan seluruh jenazah korban helikopter Airbus H130 PK-CFX jatuh di wilayah hutan Sekandau, Kalimantan Barat (Kalbar), sudah berhasil dievakuasi dan mulai diserahkan kepada pihak keluarga.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso membenarkan proses penyerahan jenazah sedang berlangsung setelah melalui tahapan identifikasi.

"Betul, saat ini sedang dalam proses penyerahan kepada pihak keluarga," kata dia, Jumat (17/4/2026), dikutip dari Antara.

Ketika ditanya apakah ada korban yang merupakan Warga Negara Asing (WNA), Edy mengungkapkan bahwa benar satu dari delapan korban merupakan WNA asal Malaysia.

Sebelumnya, Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isrodin mengonfirmasi bahwa delapan orang di dalam helikopter tersebut, yang terdiri atas dua kru dan enam penumpang, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Pontianak untuk proses identifikasi. "Semua meninggal dunia. Total person on board delapan orang, terdiri atas kru dua orang dan penumpang enam orang," kata dia.

Berdasarkan laporan Kantor SAR Pontianak, proses evakuasi dilakukan secara bertahap karena lokasi jatuhnya pesawat berada di hutan wilayah Kabupaten Sanggau, Kalbar.

Tim SAR gabungan berhasil mengangkat seluruh korban dari puing helikopter pada Kamis, 16 April 2026, pukul 22.00 WIB dan dilanjutkan dengan penurunan jenazah menuju Posko Lapangan yang rampung pada Jumat pukul 05.00 WIB.

Delapan jenazah tersebut kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju Yonif 642/Kapuas Sanggau sebelum akhirnya dievakuasi menggunakan helikopter menuju Pontianak guna mempercepat proses penanganan medis dan identifikasi.

Helikopter PK-CFX tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada Kamis pagi saat terbang dari Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya.

Sebagaimana laporan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) disebutkan korban jiwa dalam kecelakaan ini diidentifikasi sebagai Capt. Marindra W (Pilot), Harun Arasyd seorang teknisi, serta enam penumpang yakni Patrick, Victor, Charles, Joko, Fauzie, dan Sugito.

0 comments

    Leave a Reply