Banjir Rendam Rel Kereta di Grobogan | IVoox Indonesia

February 17, 2026

Banjir Rendam Rel Kereta di Grobogan

Banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah
Banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, akibat curah hujan tinggi, Senin (16/2/2026). ANTARA/Gunawan

IVOOX.id – Banjir yang terjadi di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, merendam jalur kereta api lintas utara Jakarta- Surabaya di KM 32 pada petak antara Karangjati dan Gubug. 

Mengutip Antara, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Senin, 16 Februari 2026, mengatakan bahwa tim gabungan saat ini masih melakukan pengamanan dan penanganan untuk memastikan keselamatan operasional perjalanan kereta.

BNPB melaporkan, banjir Senin, pukul 02.00 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi Minggu, 15 Februari 2026, malam, hingga esok pagi disertai kiriman air dari hulu Sungai Glugu, Sungai Jajar, dan Sungai Tuntang menyebabkan sungai meluap.

Banjir merendam 34 desa di sembilan kecamatan dengan total 5.214 kepala keluarga (KK) terdampak dan satu unit rumah rusak berat.

Banjir juga menyebabkan sejumlah tanggul jebol, antara lain di Sungai Cabean dan Sungai Jratun di Kecamatan Tegowanu serta Sungai Jajar Baru di Kecamatan Karangrayung.

Di Kecamatan Purwodadi, genangan masih terjadi di sejumlah wilayah dengan ketinggian air mencapai satu meter di Perumahan Permata Hijau, sementara beberapa kecamatan lain dilaporkan berangsur surut.

Hingga pukul 14.00 WIB, tinggi muka air di Bendung Sedadi tercatat 26,68 meter dpl atau berada pada level siaga dan menunjukkan tren penurunan, meski di Pos Menduran debit air terpantau meningkat.

BNPB bersama BPBD dan instansi terkait terus melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi warga, distribusi logistik, serta penguatan tanggul, dan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat prakiraan hujan masih berlanjut dalam dua hari ke depan.

Sebelumnya dilaporkan, bencana banjir melanda 14 desa yang tersebar di delapan kecamatan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang disebabkan curah hujan tinggi sehingga mengakibatkan air sungai meluap dan menggenangi pemukiman warga, Senin, 16 Februari 2026.

Akibat banjir tersebut, permukiman warga, jalan lingkungan, hingga akses jalan raya, tergenang air dengan ketinggian bervariasi antara 15 centimeter (cm) hingga satu meter.

"Di Kecamatan Kedungjati, banjir terjadi di Desa Klitikan dengan ketinggian air 20–30 cm. Di Desa Kedungjati, air setinggi sekitar 20 cm menggenangi Jalan Raya Kedungjati–Salatiga, tepatnya di sebelah BPR BKK Kedungjati," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan Wahyu Tri Darmawanto di Grobogan, Senin (16/2/2026), dikutip dari Antara.

BPBD melaporkan banjir terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. 

0 comments

    Leave a Reply