Atlet Panjat Tebing Indonesia Tembus Putaran Final World Climbing Series Chamonix 2026

IVOOX.id – Atlet panjat tebing Indonesia segel tiket putaran final World Climbing Series Chamonix 2026 di Prancis.
Atlet panjat tebing putra, Veddriq Leonardo, Aditya Tri Syahria dan Antasyafi Robby Al Hilmi, maju ke putaran final 16 besar speed, Jumat, 10 Juli 2026, waktu setempat.
Mengutip Antara, pada babak kualifikasi World Climbing Series Chamonix 2026, Veddriq menempati peringkat keenam, tulis laman International Federation of Sport Climbing (IFSC).
Veddriq mencatat waktu terbaik 4,86 detik di lintasan A, sedangkan ketika kualifikasi di lintasan B dia mencatat 4,899 detik.
Aditya lolos ke babak 16 besar setelah menempati peringkat ketujuh babak kualifikasi dengan waktu 4,683 detik di lintasan A, sedangkan 6,948 detik di lintasan B.
Sedangkan Antasyafi berada di posisi kesembilan kualifikasi dengan 4,893 detik di lintasan B, lalu 4,905 detik di lintasan A.
Keberhasilan menembus putaran final tidak bisa diikuti atlet Indonesia lainnya, Raharjati Nursamsa.
Raharjati harus puas menempati peringkat ke-18 dengan mencatat waktu 4,985 detik di lintasan B dan 5,469 detik di lintasan B.
Ia hanya terpaut 0,019 detik dari atlet panjang tebing Amerika Serikat Michael Hom yang menempati peringkat ke-16 kualifikasi dengan 4,966 detik di lintasan A.
Veddriq, Aditya dan Antasyafi akan kembali berlaga pada Sabtu, 11 Juli 2026,pukul 21.00 waktu setempat.
Sementara dua atlet panjang tebing putri Indonesia, Desak Made Rita dan Kadek Adi Asih, ke putaran final atau 16 besar speed dalam World Climbing Series Chamonix 2026 di Prancis, Jumat, 10 Juli 2026, waktu setempat.
Mengutip Antara, pada babak kualifikasi World Climbing Series Chamonix 2026, Desak Made menempati peringkat keenam, demikian catatan laman resmi International Federation of Sport Climbing (IFSC).
Desak Made mencatat waktu terbaik 6,485 detik di lintasan B, namun ketika melakoni kualifikasi di lintasan A ia mencatat 8,926 detik.
Kadek lolos ke babak 16 besar setelah menempati peringkat ke-11 babak kualifikasi berkat torehan waktu 6,658 detik di lintasan B, sedangkan 7,563 detik di lintasan A.
Keberhasilan menembus putaran final tidak bisa diikuti atlet putri panjang tebing Indonesia lainnya, Rajiah Sallsabillah.
Rajiah garus puas menempati peringkat ke-17 dengan mencatat waktu 6,889 detik di lintasan A dan 6,746 detik di lintasan B.
Ia hanya terpaut 0,020 detik dari atlet panjang tebing Rusia Milana Melnichenko yang menempati peringkat ke-16 kualifikasi dengan 6,726 detik di lintasan A.
Desak Made dan Kadek Adi akan kembali berlaga babak 16 besar final World Climbing Series Chamonix 2026 pada Sabtu, 11 Juli 2026, pukul 21.00 waktu setempat.


0 comments