Asian Para Games 2026: Tim Boccia Raih Medali Emas ke-15 untuk Indonesia

IVOOX.id – Tim boccia merebut emas ke-15 untuk Indonesia setelah mengalahkan wakil Thailand pada final nomor tim campuran BC1/BC2 di Nagoya City General Gymnasium, Nagoya, Jepang, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Mengutip Antara, Tim Indonesia yang diperkuat Felix Ardi Yuda, Gischa Zayana, dan Muhamad Syafa menekuk Thailand yang diwakili Pirayat Chanyadi, Worawut Sangampa, dan Phakphum Linchum dengan skor 11-3.
Pada babak atau end pertama, Indonesia belum mampu mencetak poin dan tertinggal 0-1 dari Thailand.
Wakil Negeri Gajah Putih itu membuka keunggulan dengan satu poin dalam waktu 14 detik.
Indonesia kemudian bangkit pada end kedua dengan mencetak dua poin tanpa balasan. Tambahan tersebut membuat Indonesia berbalik unggul 2-1 setelah Thailand gagal menambah angka.
Memasuki end ketiga, Indonesia semakin memperlihatkan dominasinya dengan menghasilkan tiga poin. Thailand kembali tidak mampu mencetak angka sehingga Indonesia memperlebar keunggulan menjadi 5-1.
Indonesia melanjutkan tren positif pada end keempat dengan kembali membukukan tiga poin. Keunggulan Indonesia pun bertambah menjadi 8-1, sekaligus menempatkan Thailand dalam tekanan untuk mengejar ketertinggalan.
Pada akhir kelima, Indonesia kembali menunjukkan ketajamannya dengan menambah tiga poin. Dengan demikian, Indonesia unggul jauh 11-1 dan semakin dekat untuk memastikan kemenangan atas Thailand.
Thailand berusaha memperkecil selisih angka pada end keenam dengan mencetak dua poin. Namun, tambahan tersebut tidak cukup untuk membendung keunggulan Indonesia yang telah mengumpulkan 11 poin.
Hingga akhir pertandingan, Indonesia memastikan kemenangan dengan skor 11-3. Hasil tersebut menunjukkan konsistensi permainan Indonesia setelah tertinggal pada awal laga.
Dengan kemenangan itu, boccia menutup perjuangan di Asian Para Games 2026 dengan meraih empat emas bagi kontingen Indonesia atau melampaui target awal satu emas.
Tiga emas lainnya diraih lebih dulu melalui kemenangan Handayani pada nomor individu putri BC1, Gisca Zayana pada nomor individu putri BC2, dan Felix Ardi Yudha pada nomor individu putri BC2.
Sementara, Indonesia merebut medali perak terakhir cabang olahraga angkat berat Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Sabtu, 24 Oktober 2026, melalui nomor beregu campuran.
Mengutip Antara, di laman penyelenggara, pada pertandingan yang berlangsung di Nagoya City Trade & Industry Center, Jepang, itu, Indonesia menorehkan total skor 377,21.
Jumlah poin tersebut sedikit di bawah peraih medali emas, Irak, yakni 378,99.
Pada nomor tersebut, Indonesia menurunkan tiga atlet yakni Ni Nengah Widiasih, Hilman, dan Abdul Hadi.
Saat melawan Irak pada perebutan emas tersebut, Ni Nengah Widiasih mencatatkan angkatan terbaik 95 kilogram. Hilman menorehkan 165 kilogram dan Abdul Hadi 146,40 kilogram.
Sebelumnya, Ni Nengah Widiasih juga sudah menyumbangkan perunggu untuk Indonesia dari nomor -41kg putri.
Serupa dengan Ni Nengah, Hilman pun telah memberikan perunggu dari nomor -54kg putra.
Dengan demikian, total Indonesia mendapatkan dua medali perak dan tujuh perunggu Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dari para angkat berat.
Selain dari beregu campuran, perak para angkat berat Indonesia lainnya datang dari beregu putri.
Secara keseluruhan di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Indonesia mengumpulkan 15 medali emas, 21 perak dan 37 perunggu untuk duduk di posisi kedelapan klasemen akhir.
Indonesia bertengger persis di bawah Thailand (ketujuh) dengan 18 medali emas, 40 perak dan 65 perunggu. Indonesia dan Thailand pun menjadi dua negara terbaik Asia Tenggara di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.


0 comments