Asian Para Games 2026: Kadek Yasa dan Muhammad Fadli Raih Medali Emas dan Pecahkan Rekor

IVOOX.id – Atlet para atletik Indonesia I Kadek Dwi Purwana Yasa meraih medali emas dengan memenangkan final nomor lempar cakram putra F57 Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Jepang, Selasa, 20 Oktober 2026.
Mengutip Antara, selain meraih emas dengan lemparan sejauh 49,75 meter, hasil tersebut juga memecahkan rekor dunia yang ia bukukan dengan lemparan sejauh 48,68 meter dalam kejuaraan di Meksiko pada Juli 2026.
Dalam pertandingan di Nagoya, Yasa terus meningkatkan jarak lemparan dalam tiga percobaan. Pada percobaan pertama, Yasa mencatatkan lemparan sejauh 46,79 meter.
Jarak lemparannya meningkat pada percobaan selanjutnya menjadi 47,17 meter, kemudian membukukan rekor baru pada percobaan ketiga dengan lemparan sejauh 49,75 meter.
Hasil percobaan ketiga itu merupakan yang terjauh setelah Yasa menyelesaikan tiga percobaan berikut dengan lemparan sejauh 49,71 meter, 49,46 meter, dan 43,67 meter.
Yasa mengungguli pesaing terdekat Yorkinbek Odilov dari Uzbekistan yang mencatatkan lemparan 45,10 meter dan wakil Irak Hussein Khazaee dengan 45,06 meter.
Dengan hasil tersebut, Yasa mempersembahkan emas pertama dari cabang para atletik pada Asian Para Games 2026. Emas tersebut menjadi emas kedua bagi Kontingen Indonesia di pesta multicabang olahraga penyandang disabilitas terbesar Asia tersebut.
Sementara, atlet para balap sepeda Indonesia Muhammad Fadli Imammuddin meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor Asian Para Games pada nomor Men's C4 4.000 meter Individual Pursuit Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Izu Velodrome, Shizuoka, Jepang, Selasa, 20 Oktober 2026.
Fadli mencatatkan waktu 4 menit 50,169 detik pada babak kualifikasi untuk menempati posisi pertama, sekaligus melampaui rekor Asian Para Games sebelumnya, yakni 4 menit 52,032 detik yang dibukukan atlet China Wang Xian pada 24 Oktober 2023 di Asian Games Hangzhou 2023.
Dalam kualifikasi, Fadli membukukan kecepatan rata-rata 49,626 kilometer per jam. Ia mencatatkan waktu 1 menit 18,934 detik pada 1.000 meter untuk menempati peringkat kedua, tertinggal 3,736 detik dari catatan terbaik pada titik tersebut.
Fadli kemudian meningkatkan performanya dengan mencatatkan waktu 2 menit 28,666 detik pada 2.000 meter dan menempati peringkat pertama. Ia mempertahankan posisi teratas pada 3.000 meter dengan waktu 3 menit 38,750 detik, sebelum menyelesaikan jarak 4.000 meter dalam 4 menit 50,169 detik.
Pada babak final, Fadli memastikan medali emas setelah atlet Iran Behrooz Farzad mengalami overlapped. Kondisi tersebut menandakan Fadli berhasil menyusul lawannya hingga satu putaran sehingga perlombaan berakhir sebelum pesaingnya menyelesaikan jarak penuh.
Medali perak diraih Farzad dari Iran, sementara medali perunggu menjadi milik atlet Uni Emirat Arab Abdulla Albalooshi. Dalam perebutan medali perunggu, Albalooshi mengungguli atlet Filipina Nikko Peralta yang juga mengalami overlapped.
Keberhasilan Fadli sekaligus melampaui rekor Asian Para Games tersebut menjadi medali emas ketiga kontingen Indonesia.
Sebelumnya, atlet para renang Indonesia Yavianda Maulana Rifky mempersembahkan emas pertama bagi Indonesia pada Senin, 19 Oktober 2026.
Dengan tambahan tiga emas tersebut, tim Merah Putih total telah mengoleksi 25 medali yang terdiri dari empat emas, empat perak, dan 17 perunggu.
Lewat torehan tersebut membuat Indonesia menempati peringkat kesembilan dalam klasemen sementara Asian Para Games 2026 per Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 22.30 WIB.
Tambahan medali Indonesia di Asian Para Games 2026, Selasa:
Emas
- I Kadek Dwi Purwana Yasa (para atletik - mens discus throw F57)
- Muhamamd Fadli Imammudin (para balap - mens C4 4000m individual pursuit)
- Maulana Rifky Yavianda (para renang - mens 100m backstroke S12)
Perak
- Lia Priyanti (para atletik - womens discuss throw F43/F44/F64)
- Michael Marcelino (para atletik - mens shot put F12)
- Muhammad Ridho Alfares Putra (para atletik - mens 100 m T36)
Perunggu
- Nanda Mei Sholihah (para atletik - womens 200m T47)
- Alfin Nomleni (para atletik - mens 400m T20)
- Rizal Bagus Saktyono (para atletik - mens javelin throw F46)
- Komet Akbar (para tenis meja - mens singles class 10)
- Barce Layaba (para tenis meja - mens singles class 4-5)
- Margono (para angkat berat - mens up to 65kg)
- Fajar Pambudi (judo - mens J1 95 kg)
- Shebrioni (para angkat berat - womens up to 61 kg)
- Helin Wardina (para atletik - womens 200 T37)


0 comments