Asian Para Games 2026: Indonesia Tambah Empat Medali Emas, Naik Posisi ke-8

IVOOX.id – Kontingen Indonesia menambah empat medali emas dari cabang para bulu tangkis dan para atletik pada hari kelima Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang, Jumat, 23 Oktober 2026.
Mengutip Antara, berdasarkan catatan penyelenggara Asian Para Games, tiga medali emas disumbangkan pasangan para bulu tangkis Leani Ratri Oktila/Hikmat Ramdani, Rina Marlina/Subhan, serta Muh Al Imran/Suryo Nugroho.
Satu medali emas lainnya dipersembahkan atlet para atletik Partin yang sekaligus mencatatkan rekor Asian Para Games.
Pasangan para bulu tangkis Indonesia Rina Marlina/Subhan mengaku berhasil mengatasi tekanan akibat pengalaman kekalahan sebelumnya dari wakil China saat tampil pada final ganda campuran SH6 Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
Rina mengatakan dirinya bersama Subhan masih dibayangi pengalaman kekalahan dari wakil China pada Paralimpiade Paris 2024 ketika memasuki pertandingan final di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Jumat.
Selain itu, pasangan China Lin Shuangbao/Zeng Qingtao yang mereka hadapi pada final tersebut juga pernah mengalahkan Rina/Subhan dalam kejuaraan dunia sebelumnya.
Namun, Rina/Subhan berhasil mengatasi tekanan tersebut dengan mengalahkan Lin/Zeng melalui tiga gim dengan skor 16-21, 21-11, 21-15 untuk mempertahankan medali emas ganda campuran SH6.
"Kami yakin kalau kami masih bisa mempertahankan juara kami pada (Asian Para Games 2022) di Hangzhou, dan alhamdulillah semuanya itu terwujud," kata Rina seusai pertandingan, dikutip dari Antara.
Rina mengaku lega karena mampu mengalahkan pasangan China tersebut dalam dua pertemuan pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
"Di babak grup kami mengalahkan mereka dan bertemu lagi di final, alhamdulillah bisa mengalahkan mereka lagi," ujarnya.
Sementara itu, Subhan mengatakan kemampuan menjaga fokus dan ketenangan menjadi faktor penting dalam keberhasilan mereka bangkit setelah kehilangan gim pertama.
Menurut dia, dukungan penonton Indonesia di arena pertandingan juga memberikan motivasi tambahan untuk terus berjuang menghadapi tekanan lawan.
"Dukungan tadi sangat luar biasa, membuat tekad kami lebih kuat untuk jangan sampai kalah di set kedua, jangan down, harus bisa bangkit lagi," kata Subhan, dikutip dari Antara.
Keberhasilan Rina/Subhan menjadi salah satu dari tiga medali emas yang diraih tim para bulu tangkis Indonesia pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
Dua emas lainnya dipersembahkan Leani Ratri Oktila/Hikmat Ramdani dan Muh Al Imran/Suryo Nugroho.
Leani/Hikmat merebut emas nomor ganda campuran SL3-SU5 setelah mengalahkan pasangan India Thulasimathi Murugesan/Nitesh Kumar pada pertandingan final di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Prefektur Aichi, Jepang.
Leani/Hikmat bangkit setelah kehilangan gim pertama untuk memastikan kemenangan dengan skor 11-21, 21-19, 21-14.
Sementara itu, Muh Al Imran/Suryo Nugroho melengkapi raihan tiga emas tim para bulu tangkis Indonesia setelah menjuarai nomor ganda putra SL3-SU5.
Imran/Suryo menundukkan pasangan Korea Selatan Shin Kyung Hwan/Cho Nadan melalui dua gim langsung dengan skor 25-23, 21-8.
Dari cabang para atletik, Partin mempersembahkan emas ke-14 bagi kontingen Indonesia setelah memenangi nomor 100 meter putra T63.
Partin, yang memiliki klasifikasi atlet T42, mencatatkan waktu 12,37 detik sekaligus membukukan rekor Asian Para Games (Games Record) pada perlombaan di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Jumat malam.
Selain empat emas, Indonesia menambah sembilan medali perak dari cabang para bulu tangkis dan para panahan.
Kontingen Merah Putih juga memperoleh enam medali perunggu dari cabang para bulu tangkis, para atletik, para renang, dan para angkat besi.
Naik ke Peringkat Delapan Klasemen Sementara
Indonesia naik ke peringkat delapan klasemen sementara perolehan medali Asian Para Games 2026 dengan total 71 medali yang terdiri 14 medali emas, 20 medali perak dan 37 medali perunggu.
Sementara itu, posisi teratas klasemen sementara perolehan medali Asian Para Games masih ditempati China, diikuti Jepang di tempat kedua, dan Uzbekistan menempati peringkat ketiga.
Dengan perolehan 14 emas tersebut, 20 perak, dan 37 perunggu hingga Jumat, 23 Oktober 2026, kontingen Indonesia sukses menggandakan target perolehan medali emas pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
"Ini kebanggaan bagi kami dan ini total kami dari hari pertama hingga hari kelima ini mendapatkan 14 emas, 20 perak, 37 perunggu," kata Chef de Mission (CdM) Indonesia Reda Manthovani di markas kontingen Indonesia di Nagoya, Jepang, Jumat (23/10/2026) malam, dikutip dari Antara.
Capaian tersebut jauh melampaui target awal pemerintah yang menetapkan tujuh emas, delapan perak, dan 17 perunggu.
Hasil itu juga membawa Indonesia menempati peringkat kedelapan klasemen sementara medali Asian Para Games 2026.
Reda mengapresiasi perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah bekerja selama persiapan hingga pelaksanaan pertandingan di Nagoya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang memberikan dukungan kepada kontingen Merah Putih selama mengikuti pesta olahraga disabilitas terbesar di Asia tersebut.
"Terima kasih atas segala dukungan dari warga masyarakat Indonesia, baik yang ada di Indonesia maupun yang ada di Jepang ini, atas doa, restunya, dan segalanya yang telah disupport kepada kami," ujarnya.
Indonesia mengirimkan 103 atlet yang bertanding pada 12 cabang olahraga dalam Asian Para Games 2026.


0 comments