Ardana Cikal Raih Emas World Climbing Asia Youth Championship 2026 | IVoox Indonesia

Ardana Cikal Raih Emas World Climbing Asia Youth Championship 2026

Atlet panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan
Atlet panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan beraksi pada nomor lead panjat tebing dalam ajang SEA Games 2025 Thailand di Kompleks Olahraga Rajamangala, Bangkok, Jumat (12/12/2025). Cikal meraih medali emas setelah membukukan 39+ mengalahkan wakil Thailand Auswin Aueareechit dengan 38 dan atlet Indonesia Mahesa Caesar dengan 37+. ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/foc/pri.

IVOOX.id – Atlet panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mempersembahkan medali emas pertama bagi Indonesia pada ajang World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026 di Guiyang, China.

Mengutip Antara, Cikal, sapaan Ardana Cikal Damarwulan, menjadi yang terbaik pada nomor boulder putra kelompok usia U-17 setelah mencatatkan skor 69,7 pada babak final yang berlangsung di Guiyang, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Dalam klasemen final, Cikal mengungguli atlet Jepang Takumi Nakayama yang menempati posisi kedua dengan skor 69,2, serta Jungyoon Choi dari Korea Selatan yang juga membukukan skor 69,2.

Sementara itu, atlet China Zerun Mu berada di posisi keempat dengan skor 59,7, diikuti Taketo Saiki dari Jepang (54,7), Heming Huang dari China (44,2), dan Boxuan Chen dari China (39,4).

Hasil tersebut menjadi prestasi penting bagi Indonesia dalam kejuaraan yang berlangsung pada 21-25 Agustus 2026 dan mempertandingkan disiplin speed, lead, boulder, serta speed relay.

Pelatih panjat tebing Indonesia Judistiro mengatakan medali emas yang diperoleh Cikal menjadi bukti Merah Putih merupakan lawan kuat dalam disiplin boulder di ajang panjat tebing internasional.

Menurut dia, keberhasilan Cikal menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing menghadapi atlet-atlet dari negara lain yang unggul dalam disiplin boulder seperti Jepang, China, dan Korea Selatan.

"Tentu saja kami senang dengan prestasi itu karena atlet Indonesia bekerja keras untuk membuktikan bahwa di nomor boulder juga kompetitif," kata Judistiro seusai mendampingi Ardana Cikal di China, dikutip dari Antara.

Dia menjelaskan, emas tersebut sekaligus memperlihatkan hasil kerja keras Cikal dalam persiapan dan kompetisi. Pencapaian di Guiyang menjadi pengalaman penting bagi atlet muda Indonesia untuk menghadapi persaingan pada level Asia.

Keberhasilan Cikal juga menjadi dorongan bagi pembinaan atlet panjat tebing usia muda Indonesia guna meningkatkan kemampuan teknik, kekuatan, daya tahan, serta ketepatan membaca jalur dalam waktu yang terbatas.

Hasil di Asia Youth Championship Guiyang 2026 diharapkan dapat memperkuat keyakinan tim Indonesia bahwa nomor boulder memiliki prospek untuk menghasilkan prestasi lebih tinggi di ajang internasional.

Sebelumnya, Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirimkan 13 atlet muda untuk tampil pada kejuaraan tersebut. Kontingen Indonesia diperkuat enam atlet putra dan tujuh atlet putri yang bersaing pada kelompok usia U-17 dan U-19.

Indonesia ambil bagian dalam 14 nomor dari total 16 nomor yang dipertandingkan. Kejuaraan tahun ini juga menghadirkan nomor speed relay atau estafet yang untuk pertama kalinya menjadi bagian dari rangkaian Asia Youth Championship.

Cikal sebelumnya juga dipercaya memperkuat Indonesia pada nomor lead putra U-17. Kehadirannya di dua disiplin tersebut menjadi bagian dari upaya FPTI memberikan pengalaman bertanding internasional kepada atlet-atlet muda sekaligus mengukur perkembangan mereka menghadapi persaingan di level Asia.

0 comments

    Leave a Reply