Aparat Blokade Unjuk Rasa Mahasiswa Menuju Kawasan Bundaran HI

IVOOX.id – Massa aksi unjuk rasa dari sejumlah universitas di Jakarta tertahan masuk ke kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, lantaran diblokade di Jalan MH Thamrin oleh aparat yang bertugas.
Mengutip Antara, ratusan mahasiswa yang mengenakan almamater sejumlah perguruan tinggi itu berjalan kaki (long march) dari kawasan Semanggi mengarah ke Bundaran HI.
Mereka tiba di Jalan MH Thamrin sekitar pukul 14.30 WIB dengan membawa sejumlah atribut aksi unjuk rasa. Namun, massa tidak dapat masuk ke kawasan Bundaran HI karena petugas berbaris membentuk blokade sebagian jalan MH Thamrin.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan bahwa pihaknya tidak mengizinkan massa berorasi di kawasan Bundaran HI.
"Silakan di sini saja," kata Kombes Pol Reynold saat berdialog dengan perwakilan massa aksi, dikutip dari Antara.
Reynold mengatakan bahwa ketika massa menggelar aksi di kawasan Bundaran HI, maka arus lalu lintas akan terganggu dan aktivitas masyarakat pun terganggu.
Meski sudah dilarang, massa aksi mencoba menerobos barikade, namun tidak berhasil dan kemudian menggelar orasi di Jalan MH Thamrin.
Sejumlah warga terlihat menunggu demonstrasi di Bundaran HI dari anjungan tanpa atap (sky view deck) halte Transjakarta Bundaran HI Astra. Mengutip Antara, hingga pukul 14.00 WIB jumlah warga semakin bertambah menunggu aksi unjuk rasa di pusat Jakarta tersebut.
Sejak pagi terlihat para anggota kepolisian menjaga di sekitar kawasan Bundaran HI hingga transportasi umum seperti Halte Transjakarta maupun Stasiun MRT.
"Saya menunggu dari jam 11.00 WIB. Ternyata mahasiswa Universitas Indonesia (UI) masih ketahan di Semanggi," kata seorang warga bernama Andi di Halte Transjakarta Bundaran HI Astra, Jakarta, Jumat (12/6/2026), dikutip dari Antara.
Adapun hingga kini terlihat situasi arus lalu lintas Bundaran HI terlihat lancar tanpa adanya kemacetan.
Transportasi umum seperti Transjakarta dan MRT tetap beroperasi normal hingga sore.
Sejumlah elemen mahasiswa melakukan aksi penyampaian pendapat di kawasan Jakarta Pusat, Jumat, 12 Juni 2026. Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 4.151 personel gabungan untuk mengawal dan mengamankan aksi tersebut.
Personel gabungan tersebut terdiri atas 3.651 personel unsur Polri dan didukung oleh 500 personel dari unsur TNI. Selain menyiagakan personel, pihak kepolisian juga telah memetakan sejumlah langkah antisipasi terhadap dinamika situasi di lapangan.
Lalu terkait arus lalu lintas di sekitar kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan dan Monas, pihak kepolisian telah menyiapkan rekayasa arus kendaraan yang bersifat situasional.
Salah satu peraturan yang mengatur demonstrasi adalah UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Demonstrasi dapat dilakukan di tempat-tempat terbuka untuk umum. Namun, ada beberapa lokasi yang tidak boleh dijadikan tempat menyampaikan pendapat di muka umum.
Antara lain yakni lingkungan istana kepresidenan, tempat ibadah, instalasi militer, rumah sakit, pelabuhan udara atau laut, stasiun kereta api, terminal angkutan darat, dan obyek-obyek vital nasional.
Rute Transjakarta Terdampak Penutupan Jalan di Bundaran HI
Sementara, sejumlah rute bus Transjakarta terdampak penutupan jalan di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan gedung DPR/MPR RI akibat ada aksi unjuk rasa mahasiswa, Jumat, 12 Juni 2026.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani menyebutkan rute yang terdampak antara lain 1N (Tanah Aban-Blok M) dan 1P (Senen-Blok M) yang sementara tidak dapat melayani penumpang karena adanya penutupan jalan di sekitar Bundaran HI.
Rute lainnya yang juga terdampak yakni 4C (JIEP-Bundaran Senayan). Rute ini diperpendek menjadi JIEP-TL Graha Mandiri Imam Bonjol karena ada penutupan jalan di kawasan Sudirman-Thamrin.
Koridor 1 (Blok M-Kota) sementara dialihkan rutenya via Koridor 9 dan tidak melayani Halte Kebon Sirih sampai dengan Polda Metro Jaya.
Selain itu, Koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit) mengalami pengalihan rute karena adanya kepadatan lalu lintas di sekitar gedung DPR/MPR. Untuk arah Pluit, sebagian bus beroperasi normal melayani semua halte dan sebagian bus via tol Petamburan dan tidak melayani Halte Gerbang Pemuda dan Petamburan.
Berikutnya, rute 8N (Kebayoran - Petamburan Via Asia Afrika) mengalami perpendekan rute. Bus rute ini sementara arah Slipi tidak melayani bus stop Istora Senayan sampai dengan Halte Slipi dan arah Kebayoran tidak melayani Bus Stop Riset BPK sampai dengan Istora Senayan.
Rute 6B (Ragunan - Balai Kota via Semanggi) mengalami perubahan lintasan dikarenakan adanya penutupan jalan, sementara lintasan arah Balai Kota dialihkan melalui Petamburan, namun semua halte masih beroperasi normal melayani pelanggan.
Rute 9D (Pasar Minggu - Tanah Abang) sementara mengalami pengalihan rute dikarenakan adanya penutupan jalan di kawasan Sudirman - Thamrin. Untuk sementara arah Tanah Abang tidak melayani bus stop Bendungan Hilir sampai dengan Pospol Jati Bunder dan untuk arah Pasar Minggu tidak melayani bus stop Jambatan Serong sampai dengan Bendungan Hilir.
"Pelanggan bisa mendapatkan informasi updatenya di aplikasi TJ:Transjakarta dan sosial media Transjakarta," kata Ayu, dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026), dikutip dari Antara.
Sementara itu, Ditlantas Polda Metro Jaya melalui akun X @TMCPoldaMetro menyampaikan bahwa pada pukul 14.56 WIB terjadi pengalihan arus lalu lintas di Jalan Sudirman/Semanggi arah Bundaran HI karena ada kegiatan aksi penyampaian pendapat.
"Arus lalu lintas dialihkan melalui Jalan Gatot Subroto arah Kuningan," demikian cuit akun tersebut, dikutip dari Antara.


0 comments