Antasyafi Robby Al Hilmi Raih Perak, Satu-satunya Wakil Indonesia yang Bawa Medali World Climbing Series Madrid 2026 | IVoox Indonesia

June 2, 2026

Antasyafi Robby Al Hilmi Raih Perak, Satu-satunya Wakil Indonesia yang Bawa Medali World Climbing Series Madrid 2026

Atlet panjat tebing Indonesia Antasyafi Robby Al Hilmi
Foto arsip - Atlet panjat tebing Indonesia Antasyafi Robby Al Hilmi melambaikan tangan ke arah penonton usai final speed klasik panjat tebing putra SEA Games 2025 di Bangkok Sport Climbing Center Sport Authority, Bangkok, Thailand, Sabtu (13/12/2025). Robby berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 4,83 detik sedangkan medali perak diraih atlet Indonesia lainnya Alfian Muhammad Fajri dengan catatan waktu 5,08 detik dan medali perunggu diraih atlet Thailand Aphiwit Limpanichpakdee dengan catatan waktu 5,44 detik. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

IVOOX.id – Atlet panjat tebing Indonesia Antasyafi Robby Al Hilmi meraih medali perak nomor speed putra World Climbing Series Madrid 2026 di Alcobendas, Spanyol, Senin, 1 Juni 2026, dini hari WIB. Ia menorehkan waktu 4,81 detik, yang sedikit lebih lambat dari lawannya asal China Shuhong Chu peraih medali emas yang mencatat 4,75 detik.

Robby memulai putaran final dengan mencatatkan waktu 4,91 detik untuk mengalahkan wakil China Ziyu Zhou pada babak 16 besar. Di perempat final, Robby mencetak waktu 5,27 detik,lebih cepat dari kompetitornya asal Amerika Michael Hom yang mencatat 6,60 detik. Semifinal menjadi laga sengit dengan Robby, yang mencatatkan waktu 4,72 detik, hanya berjarak 0,06 detik dari lawannya asal Amerika Zach Hammer.

Robby menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil membawa pulang medali bagi Merah Putih. Dua wakil Indonesia lainnya, yakni Veddriq Leonardo dan Raharjati Nursamsa, tak mampu melaju lebih jauh di putaran final nomor speed putra.

Veddriq terhenti di babak 16 besar setelah mengalami jatuh atau Fall saat berkompetisi dengan atlet Italia Matteo Zurloni. Raharjati berhasil melaju ke perempat final, namun kandas di babak delapan besar karena tidak mampu menyelesaikan perlombaan atau Fall saat berkompetisi dengan wakil China Jie Yang. Sementara itu, Aditya Tri Syahria tak mampu melangkah ke putaran final setelah menghuni posisi ke-27 dalam hasil babak kualifikasi.

Di sektor putri, keseluruhan tiga atlet Indonesia yang diturunkan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) untuk memperkuat nomor speed di seri Madrid berhasil melaju ke putaran final. Namun, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rajiah Sallsabillah, dan Berthidgna Devi Surya Kusuma tak mampu melangkah jauh di putaran final.

Sementara Rajiah mencapai perempat final, Desak Made terhenti pada babak 16 besar setelah Fall saat berkompetisi dengan atlet Amerika Sophia Curcio. Hal yang sama juga terjadi pada Berthdigna kandas pada babak 16 besar setelah mencatat 6,83 detik, sementara lawannya asal Amerika Emma Hunt, yang kemudian meraih medali emas, mencatatkan waktu 6,24 detik.

PP FPTI mengirim sebanyak tujuh atlet disiplin speed untuk mengikuti World Climbing Series Madrid 2026, yang terdiri dari empat di sektor putra, dan tiga di sektor putri.

0 comments

    Leave a Reply