Anies Pastikan DKI Ambil Alih Pengelolaan Air

IVOOX.id Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengambil alih pengelolaan air, serta telah menerima rekomendasi terkait dengan polemik pengelolaan air.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengimbau program "Gerakan Ayo Minum Air" untuk SD di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (19/12/2018). Dokumen Pemprov DKI

IVOOX.id Jakarta  – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengambil alih pengelolaan air, serta telah menerima rekomendasi terkait dengan polemik pengelolaan air.

“Rekomendasi yang diberikan oleh Tim Evaluasi Tata Kelola Air adalah melalui pengambilalihan pengelolaan air dari swasta,” kata Anies di Balaikota DKI Jakarta, Senin (11/2).

Dia mengatakan pemenuhan kebutuhan air bersih sebagai hak dasar warga Jakarta adalah prioritas Pemprov DKI Jakarta dengan demikian harus segera dilaksanakan pengambilalihan pengelolaan air di Jakarta. Ini juga sekaligus mendukung tercapainya percepatan target perluasan cakupan layanan air bersih, kata Anies.

Menurutnya langkah pengambilalihan ini amat penting untuk mengoreksi perjanjian yang dibuat pada tahun 1997 lalu. Setelah perjanjian kerja sama dengan swasta berjalan selama 20 tahun, pelayanan air bersih tidak berkembang sesuai harapan.

Dijelaskannya, selama ini cakupan pelayanan tidak tercapai dari target 82 persen yang dijanjikan, dan tingkat kebocoran air mencapai 44.3 persen. Hal ini, jelas Anies, membuat Jakarta menjadi salah satu kota dengan tingkat kebocoran air tertinggi dibanding kota-kota metropolitan lain di dunia.

“Sementara disisi lain pihak swasta diberikan jaminan keuntungan yang terus bertambah jumlahnya setiap tahun. Ketidakadilan perjanjian ini merupakan perhatian kami, kata Gubernur., kata Gubernur, seperti dilansir Antara.