Anggota DPR Desak Polisi Usut Tuntas Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Swasta Jakarta Selatan | IVoox Indonesia

August 8, 2026

Anggota DPR Desak Polisi Usut Tuntas Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun
Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun. IVOOX.ID/doc DPR RI

IVOOX.id - Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun meminta aparat penegak hukum mengusut secara menyeluruh temuan ratusan senjata di lingkungan salah satu sekolah swasta di Jakarta Selatan. Ia menegaskan proses penyelidikan harus dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan agar seluruh fakta dapat terungkap serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Adang mengatakan kepolisian perlu menjelaskan secara terbuka status kepemilikan, legalitas, hingga alasan penyimpanan barang-barang tersebut di lingkungan sekolah. Menurutnya, keterbukaan informasi penting untuk mencegah munculnya spekulasi yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Kepolisian harus mengusut perkara ini secara profesional, objektif, dan transparan. Seluruh fakta harus dibuka dengan jelas, mulai dari status kepemilikan, legalitas, hingga alasan penyimpanan barang tersebut di lingkungan sekolah. Masyarakat berhak memperoleh kepastian hukum," ujar Adang dalam keterangan tertulis yang diterima Ivoox.id di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Politikus Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai keberadaan ratusan senjata di lingkungan pendidikan merupakan persoalan serius, terlepas dari bagaimana status kepemilikannya nantinya. Menurut mantan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut, sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi peserta didik, tenaga pendidik, maupun masyarakat di sekitarnya.

Adang juga mengingatkan agar proses penyelidikan tidak dipengaruhi konflik internal yang diduga menjadi awal terungkapnya kasus tersebut. Ia meminta penyidik bekerja berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku sehingga hasil penyidikan benar-benar mencerminkan fakta.

"Jangan sampai proses penegakan hukum dipengaruhi oleh opini ataupun konflik yang terjadi di antara para pihak. Biarkan penyidik bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti sehingga hasilnya memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi semua pihak," ujarnya.

Selain mendorong pengungkapan kasus secara tuntas, Adang menilai pemerintah dan pihak terkait perlu melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan di lingkungan satuan pendidikan. Menurutnya, pengawasan terhadap aset maupun barang-barang yang memerlukan izin khusus harus diperketat agar kejadian serupa tidak terulang.

"Lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman untuk belajar dan membangun karakter generasi muda. Pengawasan terhadap aset maupun aktivitas di lingkungan sekolah harus diperkuat agar peristiwa seperti ini tidak kembali menimbulkan keresahan di masyarakat," katanya.

Legislator dari Daerah Pemilihan Jakarta III itu menegaskan Komisi III DPR RI akan terus mendukung langkah aparat penegak hukum dalam mengusut kasus tersebut secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ia berharap proses penyelidikan dapat mengungkap seluruh fakta, memberikan kepastian hukum bagi semua pihak, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

Menurut Adang, penyelesaian perkara secara terbuka juga menjadi bagian penting dalam memastikan lingkungan pendidikan tetap menjadi tempat yang aman dan kondusif bagi proses belajar mengajar, sekaligus memperkuat pengawasan terhadap barang-barang yang memerlukan pengendalian khusus di lingkungan sekolah.

0 comments

    Leave a Reply