Alwi, Amri/Nita, dan Ubed Kunci Tiket Perempat Final French Open 2026

IVOOX.id – Wakil Indonesia di nomor tunggal putra Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah, serta ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah mengunci tiket perempat final French Open 2026 dalam pertandingan babak 16 besar di Grand Paris Arena, Paris, Kamis, 22 Oktober 2026.
Alwi Farhan ingin menampilkan performa terbaik di French Open 2026 setelah tampil kurang menjanjikan di Denmark Open 2026 pekan sebelumnya. "Perempat final Denmark Open minggu lalu belum keluar 100 persen, di sini saya coba akan kerahkan seluruh kemampuan," kata Alwi dalam keterangan PBSI, Kamis (22/10/2026), dikutip dari Antara.
Alwi mengunci tiket ke babak perempat final turnamen BWF Super 750 tersebut dengan mengandaskan perlawanan tunggal Hong Kong Ng Ka Long Angus dua gim langsung 21-18, 21-17 dalam babak 16 besar yang berlangsung di Grand Paris Arena, Paris, Kamis.
Jawara Australian Open 2026 tersebut mengatakan mampu mengatasi segala tekanan dan menjalankan dengan baik instruksi pelatih pada pertandingan kali ini.
"Hari ini saya bisa mengatasi segala tekanan, semua pola yang diinstruksikan oleh pelatih, saya bisa menjalankannya," ungkap Alwi.
"Terus lapar dan terus berjuang untuk bisa melaju ke babak berikutnya. Jaga api semangatnya," imbuh juara Indonesia Masters 2026 tersebut.
Pada babak perempat final, Alwi masih menunggu calon lawan antara Lee Cheuk Yiu atau Hu Zhe'an yang masih akan memulai pertandingan babak 16 besar.

Tunggal putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah saat tampil dalam babak 16 besar French Open 2026 yang berlangsung di Grand Paris Arena, Paris, Kamis (22/10/2026). ANTARA/HO-PBSI
Tunggal putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah atau kerap disapa Ubed untuk pertama kalinya melangkah ke babak perempat final French Open.
Dalam pertandingan babak 16 besar French Open 2026 yang berlangsung di Grand Paris Arena, Paris, Kamis, 22 Oktober 2026, Ubed membungkam tunggal Jepang Koki Watanabe dua gim langsung 21-17, 21-14.
"Bersyukur dan senang bisa ke perempat final pertama di Super 750 tapi belum puas juga, saya akan berusaha dan bersiap lagi untuk besok. Semoga bisa memberikan yang terbaik dan melaju ke semifinal," kata Ubed dalam keterangan PBSI, dikutip dari Antara.
Ubed mengevaluasi bahwa permainannya masih banyak kekurangan dalam menghadapi Watanabe.
Terutama terkait dengan mengatur tempo yang sempat membuat tunggal Jepang tersebut bisa mengamankan poin demi poin.
"Di gim kedua awal tadi ada sedikit kecolongan tempo karena lawan mempercepat permainan dan poinnya menjauh tapi saya berusaha lebih fokus dan lebih tenang di posisi tertinggal itu dan alhamdulillah dapet poin per poin dan bisa kembali memegang keadaan," ujar Ubed.
Pada babak perempat final, Ubed masih menunggu calon lawan antara Chi Yu Jen atau Chou Tien Chen yang masih belum bersua di babak 16 besar.
"Besok bertemu tunggal Taiwan Chi Yu Jen atau Chou Tien Chen, saya akan belajar lagi karena sudah pernah bertemu mereka sebelumnya," ungkap Ubed mengenai persiapannya.

Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah saat tampil dalam babak 16 besar French Open 2026 di Grand Paris Arena, Paris, Kamis (22/10/2026). ANTARA/HO-PBSI
Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah juga mengunci tiket perempat final French Open 2026 setelah membungkam unggulan ketujuh asal Taiwan Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan 21-14, 21-12 dalam pertandingan babak 16 besar di Grand Paris Arena, Paris, Kamis, 22 Oktober 2026.
"Alhamdulillah bisa main selesai dengan baik, juga bisa menang. Pertandingannya dari awal kami sudah siapkan dari pertemuan sebelumnya dan pola main yang di World Championships kemarin ternyata di sini juga berhasil," ujar Amri yang sudah sempat bersua Ye Hong Wei/Nicole Gonzales dalam World Championships, dikutip dari Antara.
Amri mengakui pada pertandingan hari ini harus cepat beradaptasi membaca pola permainan lawan yang mempunyai kendali tempo.
Pebulu tangkis berusia 27 tahun tersebut mengatakan bahwa saat ini sudah mulai menemukan ritme permainan yang diinginkan seperti ketika tampil di Asian Games 2026 atau World Championships.
"Di lapangan, vibes dan aura seperti di Asian Games atau World Championships sudah muncul lagi. Kami merasa lebih baik secara permainan dan komunikasinya," kata Amri.
Secara terpisah, Nita puas dengan permainan yang ditunjukkan pada hari ini meski ada beberapa hal yang perlu dievaluasi terutama terkait dengan konsistensi dalam menerapkan skema.
"Secara keseluruhan hari ini cukup baik tapi kami masih harus terus konsisten di kondisi yang lawan saat sudah mengendurkan, sudah pasrah, kami tidak boleh lengah. Harus tetap mengingatkan untuk terus menekan," ucap Nita, dikutip dari Antara.
Selanjutnya Amri/Nita akan bersua ganda China Feng Yanzhe/Huang Dongping pada pertandingan yang berlangsung Jumat, 23 Oktober 2026.


0 comments