Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen Berlaga di Maroko Open 2026

IVOOX.id – Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi yang berpasangan dengan Vera Zvonareva melenggang mulus ke perempat final ganda putri Maroko Open 2026 dengan kemenangan straight set di Rabat, Selasa, 19 Mei 2026. Janice Tjen lebih dulu melaju ke babak kedua setelah mengalahkan petenis kualifikasi asal Swedia Cajisa Wilda Hennemann.
Mengutip Antara, unggulan teratas Aldila/Zvonareva tampil solid dengan mencatatkan lebih sedikit kesalahan ganda dibanding lawan, dua berbanding empat. Selain itu, mereka juga mendominasi pertandingan lewat servis. Pasangan tersebut menundukkan pasangan Kazakhstan-Argentina yakni Zhibek Kulambayeva/Nicole Fossa Huergo dengan 6-1, 6-1.
Laman WTA pada Selasa, 19 Mei 2026, menyebutkan Aldila/Zvonareva memasukkan 76 persen servis pertama mereka dan mencetak 75 persen poin pada servis pertama, dan 71 persen poin pada servis kedua. Statistik itu jauh dibandingkan lawannya, yang hanya mencatatkan 69 persen, 38 persen, dan 33 persen pada masing-masing unsur tersebut.
Kemenangan dominan tersebut membawa Aldila/Zvonareva ke perempat final Maroko Open guna bertemu pasangan kakak beradik dari Amerika Serikat, Carmen Corley/Ivana Corley.
Maroko Open menjadi turnamen lapangan tanah liat ketiga bagi Aldila musim ini setelah Madrid Open dan Italian Open 2026.
Berpasangan dengan rekan senegaranya Janice Tjen, Aldila kandas pada perempat final WTA 1000 Madrid saat berhadapan dengan pasangan petenis veteran Zvonareva/Laura Siegmund.
Aldila/Janice kemudian terhenti pada babak pertama WTA 1000 Roma setelah dikalahkan Coco Gauff/Caty McNally.

Petenis putri Indonesia Janice Tjen. ANTARA FOTO/Fauzan/nym. (ANTARA FOTO/FAUZAN)
Sementara itu, Janice Tjen yang juga mengikuti Maroko Open 2026 sebagai unggulan teratas lebih dulu melaju ke babak kedua setelah mengalahkan petenis kualifikasi asal Swedia Cajisa Wilda Hennemann dengan 6-1, 7-5.
Mengutip Antara, set pertama berjalan mulus bagi Janice. Meski mencatatkan kesalahan ganda lebih banyak daripada lawan, yakni tiga berbanding satu, Janice memimpin dari segi persentase pengembalian bola. Lebih dari itu, petenis berusia 24 tahun tersebut berhasil memasukkan 76,9 persen poin servis pertama, dan mengkonversi tiga dari enam peluang break point.
Cerita berbeda terjadi pada set kedua ketika Hennemann bangkit buntuk mencoba mengambil alih pertandingan. Laga berjalan sengit dengan Janice mencatat tiga ace, sementara petenis kualifikasi tersebut membuahkan dua ace.
Servis kuat dari dua belah kubu tersebut membuat perbedaan persentase poin saat servis menjadi tipis, namun Janice memimpin dalam perolehan poin servis dan pengembalian bola.
Pada kedudukan 5-5, Janice terbilang mulus memenangi gim ke-11 untuk mencuri keunggulan. Namun, Hennemann berusaha keras memaksa ke set penentu.
Saat deuce terjadi pada gim ke-12, Janice berhasil meredam perlawanan Hennemann yang memegang advantage. Kembali ke deuce, Janice sukses memanfaatkan advantage untuk menutup pertandingan dengan kemenangan setelah 1 jam 24 menit.
Selanjutnya pada babak kedua atau laga 16 besar Maroko Open 2026, Janice menanti pemenang dari pertandingan babak pertama antara petenis Ceko Tereza Martincova dan petenis Kolombia Camila Osorio.
Maroko Open 2026 menjadi turnamen lapangan tanah liat ketiga bagi Janice musim ini, setelah Madrid Open dan Italian Open 2026.
Janice kandas pada babak kedua di WTA 1000 Madrid, ia kemudian terhenti pada babak pertama WTA 1000 Roma.


0 comments