Aftech dan Amvesindo Sepakat Perkuat Kompetensi Talenta Digital Lewat Kerja Sama Strategis | IVoox Indonesia

February 14, 2026

Aftech dan Amvesindo Sepakat Perkuat Kompetensi Talenta Digital Lewat Kerja Sama Strategis

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Aftech dan Amvesindo
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dan Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (AMVESINDO) pada hari pertama Mandiri BFN Fest 2025 di Jakarta, Rabu (11/12/2025). IVOOX.ID/doc AFTECH

IVOOX.id – Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) dan Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai upaya memperkuat daya saing talenta digital Indonesia pada hari pertama Mandiri BFN Fest 2025 di Jakarta, Rabu, 11 Desember 2025. Kesepakatan tersebut menandai langkah strategis kedua asosiasi dalam menyiapkan tenaga profesional yang lebih kompetitif di sektor teknologi keuangan dan pendanaan startup.

Kerja sama ini muncul di tengah meningkatnya kebutuhan talenta digital nasional. Indonesia diperkirakan membutuhkan lebih dari 9 juta tenaga kerja digital pada 2030, sementara nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan menembus USD 366 miliar di tahun yang sama. Dengan perkembangan pesat fintech, venture capital, dan inovasi digital, keberadaan tenaga profesional yang terampil menjadi kunci agar Indonesia mampu bersaing di tingkat regional maupun global.

Sekretaris Jenderal Aftech, Firlie Ganinduto, menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi ekosistem fintech yang berkelanjutan. “Fintech berkembang sangat cepat, dan kualitas talenta menentukan keberlanjutan industri. Dalam semangat Mandiri BFN Fest 2025, kerja sama ini menjadi wujud komitmen kami untuk memastikan tersedianya kurikulum pelatihan dan sertifikasi profesional yang relevan dengan kebutuhan industri dan selaras dengan standar internasional, agar talenta Indonesia benar-benar siap bersaing di era ekonomi digital,” ujarnya.

MoU tersebut menjadi dasar bagi kedua asosiasi untuk merancang program pelatihan terakreditasi, menyusun kurikulum yang sesuai dengan dinamika pasar, serta memfasilitasi sertifikasi profesi guna meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia. Kerja sama ini juga mencakup penguatan tata kelola, manajemen risiko, praktik investasi yang bertanggung jawab, penyelenggaraan masterclass untuk akselerasi startup, publikasi bersama, dan promosi investasi di sektor teknologi finansial dan modal ventura.

Ketua Amvesindo, Eddi Danusaputro, menambahkan bahwa tantangan talenta di sektor venture capital dan startup semakin kompleks. “Investor saat ini tidak hanya mencari startup dengan pertumbuhan cepat, tetapi juga tim yang memahami governance, keberlanjutan, serta kesiapan ekspansi global. Melalui MoU ini, kami ingin membantu menciptakan talenta dan founder yang lebih siap menghadapi kebutuhan pasar global, mulai dari fundraising, pengelolaan risiko, sampai kesiapan tata kelola untuk scale-up,” ujarnya.

Selain peningkatan kapasitas talenta, kedua asosiasi juga berkomitmen memperkuat kepatuhan dan tata kelola melalui sosialisasi regulasi, panduan hukum, dan penyediaan tools self-assessment yang dapat digunakan fintech, venture capital, dan startup untuk meningkatkan kualitas operasional serta mitigasi risiko.

Kerja sama ini turut mendukung inisiatif Digital × Real Sector Launchpad milik Aftech, yang mendorong transformasi digital di sektor riil melalui kolaborasi antara perusahaan teknologi dan pelaku industri tradisional. Dengan dukungan Amvesindo, inisiatif tersebut diharapkan dapat melahirkan inovasi berkelanjutan, memperluas akses pendanaan, dan memperkuat produktivitas sektor riil nasional.

0 comments

    Leave a Reply