Adhi Karya Percepat Pembangunan Tambak Udang Modern di Sumba Timur

IVOOX.id – PT Adhi Karya (Persero) mengerahkan sekitar 400 pekerja dan 300 unit alat berat untuk mempercepat pembangunan kawasan tambak udang modern terintegrasi di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.
"Total pekerja yang terlibat, termasuk operator ekskavator, saat ini mencapai sekitar 400 orang," kata Project Construction Manager PT Adhi Karya Abdul Kadir dari Sumba Timur, Selasa (30/6/2026), dikutip dari Antara.
Ia mengatakan percepatan pembangunan dilakukan untuk mengejar target operasional awal kawasan budidaya udang modern yang menjadi salah satu proyek strategis di sektor perikanan budidaya.
Menurut Abdul Kadir, proyek tersebut didukung sekitar 300 unit alat berat yang terdiri atas 140 ekskavator dan sekitar 160 truk pengangkut (dump truck) yang digunakan untuk pekerjaan penggalian, pemindahan material, serta pembentukan kolam budidaya.
Dari total alat berat yang beroperasi, sekitar 30 unit berasal dari Pulau Sumba, sedangkan sisanya didatangkan dari berbagai daerah di Indonesia guna memenuhi kebutuhan konstruksi.
"Mobilisasi alat berat dalam jumlah besar menjadi bagian dari upaya mempercepat pekerjaan di lapangan sesuai target yang telah ditetapkan," ujarnya.
Ia menjelaskan hingga akhir Juni 2026 progres fisik pembangunan kawasan tambak udang modern telah mencapai 4,21 persen.
Capaian tersebut meliputi pembangunan fasilitas sementara, pengerjaan kolam budidaya udang, serta pembangunan fasilitas pengolahan limbah pada klaster kawasan budidaya.
"Progres pekerjaan 4,21 persen ini terdiri atas pekerjaan fasilitas sementara, pekerjaan kolam budidaya udang, dan pekerjaan fasilitas pengolahan limbah klaster," katanya.
Proyek tambak udang modern yang dibangun di Desa Palakahembi memiliki nilai investasi sekitar Rp7,2 triliun dengan luas kawasan lebih dari 2.000 hektare.
Kawasan budidaya tersebut dirancang sebagai tambak udang terintegrasi yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, termasuk instalasi pengolahan limbah, guna mendukung pengelolaan budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Pembangunan proyek itu diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi udang nasional, tetapi juga membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sumba Timur serta wilayah Nusa Tenggara Timur secara umum.


0 comments