23 Nama Calon Hakim Agung Ad Hoc yang Maju ke Tahap Wawancara | IVoox Indonesia

July 29, 2026

23 Nama Calon Hakim Agung Ad Hoc yang Maju ke Tahap Wawancara

Anggota Komisi Yudisial Bidang Rekrutmen Hakim Prof. Andi Muhammad Asrun
(Ki-ka) - Anggota Komisi Yudisial Bidang Rekrutmen Hakim Prof. Andi Muhammad Asrun, Wakil Ketua Komisi Yudisial Desmihardi, dan juru bicara Komisi Yudisial Anita Kadir, membacakan pengumuman calon hakim agung dan hakim ad hoc yang lolos seleksi kesehatan dan kepribadian, di Jakarta, Selasa, (28/7/2026). ANTARA/YouTube/Komisi Yudisial/Laily Rahmawaty

IVOOX.id – Komisi Yudisial mengumumkan sebanyak 23 peserta seleksi calon hakim agung dan hakim ad hoc di Mahkamah Agung Tahun 2026 lolos seleksi kesehatan dan kepribadian sehingga berhak mengikuti seleksi tahap keempat, yakni wawancara yang dilaksanakan pada 3–7 Agustus 2026.

Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) Desmihardi mengatakan total ada 42 orang calon yang mengikuti seleksi kesehatan, kepribadian dan rekam jejak, setelah mereka dinyatakan lolos seleksi kualitas pada Mei 2026.

"Terhitung tanggal 28 Juli 2026, atas hasil seleksi ini, Komisi Yudisial tepatnya pada tanggal 13.30 WIB telah melakukan rapat pleno untuk menentukan calon-calon yang dinyatakan lolos atas hasil seleksi ini," kata Desmihardi membacakan pengumuman yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (28/7/2026), dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan para calon yang dinyatakan lolos seleksi kesehatan, asesmen kepribadian dan rekam jejak ini akan melanjutkan seleksi wawancara akhir yang dilaksanakan pada tanggal 3 sampai 7 Agustus 2026 di Kantor KY.

Anggota KY Bidang Rekrutmen Hakim Prof Andi Muhammad Asrun mengatakan keputusan kelulusan seleksi kesehatan dan kepribadian yang dibacakan oleh KY bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Ia mengingatkan seluruh calon yang dinyatakan lolos berhak mengikuti seleksi wawancara sesuai jadwal yang telah ditentukan. Bagi calon yang tidak mengikuti seleksi wawancara dinyatakan gugur.

"Semua keputusan terkait dengan hasil seleksi ditentukan oleh rapat pleno komisioner Komisi Yudisial, jadi bukan perorangan," kata Prof Andi.

Adapun 23 calon yang lolos seleksi tersebut terdiri atas 19 orang calon hakim agung, dua orang calon hakim ad hoc HAM dan dua orang calon hakim ad hoc tindak pidana korupsi.

Juru Bicara KY Anita Kadir menambahkan komponen penilaian seleksi kesehatan dan kepribadian terdiri atas hasil pemeriksaan kesehatan, asesmen potensi dan kompetensi non teknis serta rekam jejak.

Anita membacakan nama-nama calon hakim agung yang berhak mengikuti seleksi wawancara akhir, yakni untuk calon hakim agung kamar pidana ada sembilan orang calon, kamar perdata empat orang calon, kamar agama tiga orang calon, dan kamar tata usaha khusus pajak tiga orang calon.

Kemudian, calon hakim ad hoc tipikor ada dua orang calon dan ad hoc HAM ada dua calon.

Para calon hakim agung dan calon hakim ad hoc yang lolos seleksi ini berasal dari kalangan praktisi kehakiman, akademisi, advokat, hingga staf dan pejabat di Mahkamah Agung.

"Para peserta yang lolos diminta mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu keberhasilan atau kelulusan dalam proses seleksi ini," kata Anita.

Selanjutnya, para peserta yang akan menjalani seleksi wawancara diuji oleh panelis yang terdiri atas tujuh anggota KY, satu orang negarawan, dan satu pakar hukum.

Panelis akan menggali visi, misi, komitmen, kenegarawan, integritas dan komitmen teknis terkait penguasaan hukum formil dan materiil.

Proses seleksi wawancara ini dapat dipantau langsung oleh masyarakat melalui siaran YouTube Komisi Yudisial pada tanggal yang telah ditentukan.

Masyarakat dapat menyaksikan secara langsung atau melalui channel streaming YouTube Komisi Yudisial

Berikut rinciannya nama-nama calon hakim agung dan calon hakim ad hoc di MA Tahun 2026 yang lolos seleksi kesehatan dan kepribadian.

1. Calon hakim agung kamar pidana:

- Abdul Azis, menjabat Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pekanbaru

- Bambang Myanto, menjabat di Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum MA

- Dhifla Wiyani, sebagai advokat pada Kantor DV and Partners

- Nirwana, menjabat sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Makassar

- Setyanto Hermawan, jabatan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Palangkaraya

- Sudharmawantiningsih, jabatan Panitera MA

- Sugiyanto, jabatan Sekretaris MA

- Suprapti, jabatan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Semarang

- Syamsul Arief, jabatan Kepala Badan Strategis Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan MA.

2. Calon hakim agung kamar perdata

- IG Eko Purwanto, jabatan Hakim Tinggi Badan Pengawasan MA

- Nurnaningsih, jabatan notaris pada kantor Dr Nurmaningsih

- Sobandi, jabatan Kepala Badan Urusan Administrasi MA

- Suwarno, jabatan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Denpasar.

3. Calon hakim agung kamar agama

- Achmad Nurul Huda, jabatan Hakim Tinggi Badan Pengawasan MA

- Mamat Ruhimat, jabatan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Bandung

- Musthofa, jabatan Panitera Muda Perdata Agama MA

4. Calon hakim agung kamar tata usaha khusus pajak

- L.Y Hari Sih Advianto, jabatan hakim Pengadilan Pajak

- Maftuh Effendi, jabatan Hakim Tinggi Pemilah Perkara pada Panitera Muda Perkara Tata Usaha Negara MA

- Yeheskiel Minggus, jabatan Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unisulla) Semarang.


Kemudian, nama-nama calon hakim ad hoc HAM dan ad hoc tipikor yakni

1. Calon hakim ad hoc HAM

- Edwin Partogi Pasaribu, jabatan advokat pada UHP Law Firm

- Roki Panjaitan, jabatan Purnabakti Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Tanjungkarang.

2. Calon hakim ad hoc Tipikor

- Andreas Eno Tirtakusuma, jabatan Hakim Ad Hoc Pengadilan Tinggi Surabaya

- Sudiyo, jabatan, Plt Kepala Pengadilan Militer I-04 Palembang.

0 comments

    Leave a Reply